Bursa Saham Tokyo dibuka anjlok, kasus Corona melonjak di ibu kota

Bursa Saham Tokyo dibuka anjlok, kasus Corona melonjak di ibu kota

Pejalan kaki yang mengenakan masker pelindung wajah, setelah wabah Virus Corona, tercermin pada layar yang menampilkan harga saham di luar broker di Tokyo, Jepang, Jumat (6/3/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka melemah tajam pada perdagangan Kamis pagi, karena meningkatnya kekhawatiran tentang lonjakan kasus Virus Corona di ibu kota dengan orang-orang diminta untuk tinggal di rumah akhir pekan ini.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, acuan Indeks Nikkei 225 di Bursa Saham Tokyo (TSE) jatuh 570,98 poin atau 2,92 persen, dari tingkat penutupan Rabu (25/3/2020), menjadi diperdagangkan di 18.975,65 poin.

Sementara itu, Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 30,73 poin atau 2,16 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.393,89 poin.

Semua kategori industri mundur ke wilayah negatif, dengan saham-saham peritel, real estat, serta besi dan baja paling banyak menurun di menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Indeks acuan Nikkei 225 melambung 8,04 persen atau 1.454,28 poin menjadi 19.546,63 poin pada penutupan perdagangan Rabu (25/3/2020), dan indeks Topix melonjak 6,87 persen atau 91,52 poin menjadi 1.424,62 poin.

Baca juga: Nikkei melesat lebih dari 1.400 poin didorong harapan stimulus AS

Baca juga: Wall Street berakhir bervariasi di tengah antisipasi paket stimulus

 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar