Jakarta (ANTARA News) - Rapat umum pemegang saham PT International Nickel Indonesia Tbk (INCO) di Jakarta, Jumat, memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2008.

"Kita menunggu stabilitas harga nikel. Perseroan akan menggunakan laba untuk belanja modal, jadi tungu sajalah (pembagian dividen)," kata Presdir INCO, Arif S. Siregar.

Kinerja INCO sepanjang 2008 mengalami penurunan. Penjualan turun 44 persen menjadi 1,3 miliar dolar AS, sedangkan laba bersihnya juga merosot 69 persen menjadi 359,32 juta dolar AS.

RUPS juga memutuskan pergantian dewan direksi dan komisaris. Direktur INCO Eddie A. Arsyad telah mengundurkan diri sejak awal April ini dan masa jabatan Direktur INCO Ricardo Saad telah berakhir.

Sementara Direktur INCO, Ciho D.Bangun, yang juga telah berakhir masa jabatannya berbarengan dengan Ricardo, kembali diangkat menjadi Direktur Perseroan.

Sedangkan untuk komisaris juga terjadi pergantian yaitu Wakil Komisaris INCO Rumengan Musu, digantikan oleh Peter Poppinga. Sementara 2 Komisaris Independen yaitu Achmad Amiruddin dan Subarto Zaini digantikan oleh Nicololas D.Kunter dan Arief Surowidjojo.
(*)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009