1.245 kasus COVID-19 tercatat di Thailand

1.245 kasus COVID-19 tercatat di Thailand

Seorang wanita menjual makanan di pasar yang tutup karena wabah COVID-19 mulai merebak di Bangkok, Thailand, Kamis (26/3/2020). Pemerintah Thailand memberlakukan status darurat nasional mulai 26 Maret - 30 April 2020, antara lain dengan memberlakukan larangan masuk ke negara tersebut guna membendung penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Soe Zeya Tun/pras.

Bangkok (ANTARA) - Thailand kembali mencatat 109 kasus virus corona dan satu kematian sehingga menambah jumlah akumulasi menjadi 1.245 kasus dengan enam kematian, demikian disampaikan juru bicara Pusat Administrasi Situasi COVID-19 Thailand (CCSA) pada Sabtu.

Kematian terbaru terjadi pada seorang pasien dengan riwayat penyakit komplikasi, katanya.

Pemerintah Thailand pada Jumat (27/3) memerintahkan lebih banyak penutupan fasilitas umum dan bisnis dan memperpanjang penutupan yang sudah ada sampai akhir April guna menekan penyebaran virus corona.

Provinsi Narathiwat dan Pattani di Thailand selatan diberlakukan karantina wilayah sementara sejumlah provinsi lainnya telah mengeluarkan perintah untuk membatasi waktu buka tutup toko kelontong 24 jam.

Sumber: Reuters

Baca juga: Krisis COVID-19 di Thailand, pub disulap menjadi dapur umum

Baca juga: Bisnis tutup akibat corona, pekerja Thailand berhak upah 75 persen

Baca juga: Thailand larang masuk warga asing, siapkan tindakan darurat corona


​​​​​​​

Perang lawan corona hingga ke tempat ibadah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar