Krisis COVID-19 di Thailand, pub disulap menjadi dapur umum

Krisis COVID-19 di Thailand, pub disulap menjadi dapur umum

Deretan kursi kosong terlihat di pantai Phuket yang biasanya penuh dengan turis, di tengah ketakutan akan virus corona (COVID-19) di Thailand, Rabu (11/3/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Soe Zeya Tun/aww.

Kami memberikan makanan gratis kepada mereka yang amat kesulitan dalam situasi ini,
Pattaya (ANTARA) - Pandemi COVID-19 telah membuat sebuah pub di Pattaya, kawasan wisata terkenal di Thailand, difungsikan sebagai dapur umum yang memasok makanan gratis untuk orang-orang yang kehilangan pekerjaan.

Pemilik Differ Night Pub, Surajai Attanart dan para pegawainya bisa memberikan makanan kepada 1.000 orang warga yang mengalami kesulitan ekonomi dalam situasi saat ini.

“Kami memberikan makanan gratis kepada mereka yang amat kesulitan dalam situasi ini. Setidaknya, mereka bisa menyisihkan 40 sampai 50 baht (sekitar Rp25.000) biaya makan per hari, menambah sedikit bantuan bagi mereka,” kata Surajai.

Langkah Thailand dalam menekan penyebaran virus corona berdampak pada banyak orang kehilangan pekerjaan dan usaha mereka, khususnya sektor hiburan dan spa yang ditutup.

Dampak yang sama sebetulnya juga dialami oleh usaha yang dijalankan Surajai, namun dia mengatakan ingin berkontribusi terhadap masyarakat.

Sekitar seribu kotak makanan dikemas setiap hari di dapur pub oleh sejumlah pegawai yang masih bekerja.

Ratusan warga berbaris mengantre untuk mendapatkan makanan gratis tersebut. Mereka berdiri dengan jarak sepanjang satu lengan sebagai penerapan pembatasan fisik.

“Saya dengar kabar bahwa mereka membagikan makanan secara cuma-cuma, jadi saya segera datang ke sini,” kata Patchanee Kamsiang, salah satu pegawai yang terkena imbas penutupan hotel.

Mulai Minggu (22/3) pekan lalu, pemerintah Thailand menutup pusat perbelanjaan, restoran, tempat hiburan, dan tempat umum lainnya di kota-kota besar untuk beberapa pekan mendatang.

Angka kasus infeksi virus corona di Thailand sejauh ini mencapai lebih dari 1.000 kasus.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kementrian Kesehatan Malaysia peroleh stimulus RM1 miliar

Baca juga: PM Inggris Boris Johnson positif COVID-19

Penerjemah: Suwanti
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Cerita Dubes RI soal COVID-19 di Negeri Gajah Putih

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar