Wanadri galang dana untuk penanganan COVID-19

Wanadri galang dana untuk penanganan COVID-19

Ilustrasi - Sampel darah yang terindikasi positif virus corona. ANTARA/Shutterstock/am.

Dari data yang dikumpulkan, terdapat banyak peralatan medis yang diperlukan untuk memitigasi lonjakan pasien yang terinfeksi virus corona di Jawa Barat
Jakarta (ANTARA) - Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri dan Yayasan Wanadri menggalang dana yang akan digunakan untuk mempersiapkan ruang isolasi termasuk fasilitas unit perawatan intensif (ICU) dan pengadaan alat pelindung diri dalam penanganan COVID-19.

"Kami telah memperoleh informasi dari sejumlah pihak termasuk beberapa manajemen rumah sakti untuk mendata kendala, termasuk lonjakan kebutuhan peralatan medis," kata Ketua Umum Wanadri Raffi Respati melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu.

Raffi mengatakan penggalangan dana diharapkan bisa membantu upaya pemerintah pusat dan daerah yang sudah berjibaku dalam menyiapkan peralatan medis yang pengadaannya saat ini semakin sulit.

Baca juga: Jadi sembilan orang, warga positif COVID-19 di Papua bertambah
Baca juga: Gubernur Gorontalo imbau LSM dan ormas jadi relawan cegah COVID-19


Wanadri melakukan penggalangan dana juga untuk memitigasi lonjakan pasien yang terinfeksi virus corona penyebab COVID-19 setelah pemerintah mulai melakukan tes cepat yang dilanjutkan dengan tes usapan lendir di saluran nafas bila pasien diketahui positif virus corona.

"Dari data yang dikumpulkan, terdapat banyak peralatan medis yang diperlukan untuk memitigasi lonjakan pasien yang terinfeksi virus corona di Jawa Barat," tuturnya.

Rumah Sakit Hasan Sadikin saja memerlukan sejumlah peralatan kesehatan mulai dari ventilator ICU hingga alat pelindung diri bagi petugas medis.

"Karena itu perlu kerja sama dan kontribusi dari seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung dan membantu para pejuang medis yang saat ini menjadi garda terdepan dalam menghentikan persebaran virus corona," katanya.

Baca juga: KSAD minta inventarisir dengan baik logistik dan APD untuk 68 RSAD
Baca juga: Jadi sembilan orang, warga positif COVID-19 di Papua bertambah


Menurut Raffi, menangani pandemi COVID-19 bukan hanya menjadi tugas pemerintah melainkan sudah menjadi tanggung jawab seluruh warga negara yang harus bergerak cepat untuk saling membantu.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wanadri Tri Wahyu berharap masyarakat bisa tergugah dan bisa ikut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan peralatan medis.

Tri Wahyu mengatakan setiap donasi dari masyarakat melalui Wanadri dan Yayasan Wanadri akan dicatat dan dilaporkan secara berkala melalui sejumlah saluran komunikasi, baik internal maupun eksternal.

"Kami juga telah menggandeng auditor independen untuk melakukan audit terkait penggunaan dana. Semoga dengan upaya ini, kita sebagai anak bangsa bisa bersatu dan merespons pandemi ini secara cepat," katanya. 

Baca juga: Bantu tangani pandemi COVID-19, PWI Peduli buka penggalangan dana
Baca juga: WNI di China dan Taiwan galang bantuan korban banjir di Tanah Air

Pewarta: Dewanto Samodro
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2020

AUMR, Robot yang akan jadi lawan tangguh COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar