18 orang tidak patuh pembatasan sosial ditangkap polisi di Jakpus

18 orang tidak patuh pembatasan sosial ditangkap polisi di Jakpus

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah) memberi keterangan kepada wartawan terkait penangkapan 18 orang di Jakarta Pusat yang tidak patuh pada imbauan pembatasan sosial berskala besar, Sabtu (4/4/2020). ANTARA/HO Polda Metro Jaya/am.

Kegiatan tersebut melibatkan 179 personel TNI dan Polri di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 18 orang ditangkap polisi dari kawasan Bendungan Hilir dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Jumat (3/4) malam sebab tidak patuh pada imbauan pembatasan sosial berskala besar.

"Telah diamankan sebanyak 18 orang setelah dilakukan imbauan tiga kali namun tetap tidak diindahkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Jakarta, Sabtu.

Sebanyak 11 orang ditangkap di Bendungan Hilir dan tujuh lainnya di Sabang, Jakarta Pusat.

Para pelanggar imbauan tersebut dibawa ke Ditreskrimum Polda Metro Jaya dalam rangka proses sidik.

Baca juga: Abaikan pembatasan sosial, 19 orang ditangkap Polda Metro

Baca juga: Gugus Tugas COVID berharap protokol PSBB selesai Kamis malam

Baca juga: Ganjar minta Pemkot Tegal ikuti PSBB pemerintah pusat


Kegiatan tersebut melibatkan 179 personel TNI dan Polri di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.

Yusri menambahkan kegiatan tersebut digelar melalui imbauan langsung kepada masyarakat untuk mewaspadai COVID-19.

"Dikarenakan masih banyak anak-anak muda juga orang dewasa yang saat ini masih kumpul malam," katanya.

Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak bersentuhan atau berhimpitan yang bisa memudahkan proses penularan virus.

Pewarta: Andi Firdaus/Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pelonggaran PSBB perlu kajian data komprehensif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar