Kemarin, ada bansos Rp600.000/bulan hingga rupiah yang menguat tajam

Kemarin, ada bansos Rp600.000/bulan hingga rupiah yang menguat tajam

Ilustrasi: Petugas dibantu warga menurunkan paket sembako yang diberikan Kementerian Sosial (Kemensos) kepada warga yang membutuhkan di kawasan Kebon Baru, Tebet, Jakarta, Rabu (8/4/2020). Kemensos mendistribusikan 200 ribu paket sembako dan makanan siap saji untuk pekerja sektor informal di wilayah zona merah COVID-19. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Kamis (9/4) kemarin, mulai dari pemerintah yang akan menyalurkan bantuan sosial tambahan berbentuk sembilan bahan pokok (sembako) hingga nilai tukar rupiah yang menguat tajam.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Presiden berikan bansos tambahan sembako senilai Rp600 ribu/bulan

Presiden Joko Widodo akan menyalurkan bantuan (bansos) sosial tambahan berbentuk sembilan bahan pokok (sembako) senilai Rp600 ribu per bulan untuk masyarakat di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), dan juga bansos tunai untuk masyarakat di luar Jabodetabek, sebagai stimulus untuk mengurangi tekanan sosial ekonomi dari pandemi COVID-19.

Presiden dalam telekonferensi pers melalui video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, menjabarkan kebijakan pemerintah pusat berupa bansos berbentuk sembako ini akan diberikan kepada 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta Kepala Keluarga di DKI Jakarta, sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan, dengan total anggaran yang disiapkan sebesar Rp2,2 triliun.

Baca selengkapnya di sini


2. Tiga perusahaan melantai bareng secara virtual di bursa

Perusahaan restoran cepat saji PT Cipta Selera Murnia Tbk, perusahaan arsitektur PT Aesler Grup Internasional Tbk, dan perusahaan mebel PT Cahaya Bintang Medan Tbk resmi melantai bareng secara virtual di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui mekanisme penawaran umum perdana atau IPO di Jakarta, Kamis.

Ketiga perusahaan tersebut masing-masing menjadi perusahaan ke-22, ke-23 dan ke-24 yang tercatat di bursa tahun ini.

Baca selengkapnya di sini


3. CPP Gas Gundih muncul percikan api, Pertamina lakukan evakuasi

Pertamina evakuasi pekerja dan tindakan stabilisasi di area operasi Central Processing Plant (CPP) Gas Gundih, di Cepu, Blora, Jawa Tengah, pasca adanya gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) yang mengakibatkan keluarnya percikan api di fasilitas tersebut, pada Kamis.

"Sekitar pukul 09.40 WIB kami mendapatkan informasi adanya gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) di CPP Gundih. Dari kejadian tersebut mengakibatkan adanya api yang muncul di fasilitas tersebut", ujar Asset 4 General Manager PT Pertamina EP Agus Amperianto dalam pesan tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Kamis.

Baca selengkapnya di sini


4. Buwas ungkap birokrasi jadi alasan impor gula terlambat

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan bahwa sulitnya birokrasi untuk memperoleh izin impor menjadi alasan impor gula terlambat sehingga stok di pasaran menipis dan menyebabkan harga komoditas tersebut mahal.

Dalam rapat virtual bersama Komisi IV DPR, Budi Waseso atau akrab disapa Buwas menjelaskan bahwa BUMN pangan tersebut telah mengajukan impor gula mentah (raw sugar) kepada Kementerian Perdagangan sejak November 2019. Impor gula mentah itu untuk diolah melalui anak usaha mereka, yakni Pabrik Gula (PG) PT Gendhis Multi Manis (GMM) menjadi gula kristal putih atau gula konsumsi.

Baca selengkapnya di sini


5. Jelang libur akhir pekan, rupiah tembus di bawah Rp16.000

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menjelang libur akhir pekan menguat menembus level psikologis Rp16.000 per dolar AS.

Rupiah Kamis sore ditutup menguat 370 poin atau 2,28 persen menjadi Rp15.880 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.250 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis, mengatakan, pernyataan Dana Moneter Internasional (IMF) bahwa Indonesia salah satu negara di Asia yang tahan akan resesi akibat pandemi COVID-19 mengakibatkan pasar kembali tertarik pada Indonesia.

Baca selengkapnya di sini

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jelang lebaran, pemerintah salurkan bansos secara besar-besaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar