Polda Metro beri pelatihan keselamatan dan bahasa asing untuk sopir

Polda Metro beri pelatihan keselamatan dan bahasa asing untuk sopir

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo meresmikan pelatihan keselamatan bagi sopir taksi di Jakarta, Rabu (15/4/2020). (ANTARA/Taufik Ridwan)

Para sopir akan diberikan tiga pelatihan. Setiap satu kali datang, diberikan materi yang berbeda
Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya memberikan pelatihan keselamatan dan bahasa asing untuk sopir taksi, sebagai bentuk pelaksanaan Program Keselamatan 2020 yang diinisiasi Korps Lalu Lintas Polri.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo mengatakan, para sopir yang tergabung dalam kegiatan tersebut harus ikuti pelatihan sebelum nantinya akan mendapatkan bantuan dana dari kepolisian.

"Para sopir akan diberikan tiga pelatihan. Setiap satu kali datang, diberikan materi yang berbeda," ujsr Sambodo di Jakarta, Rabu.

Sambodo memaparkan, materi tersebut yang pertama perihal protokol penanganan COVID-19, seperti aturan di angkutan umum, jumlah penumpangnya, maupun standar operasional prosedur ketika ada penumpang.

Kemudian, para sopir akan mendapatkan pelatihan etika pelayanan konsumen dan bahasa asing. "Jika ada tamu turis asing, mereka bisa berkomunikasi dengan Bahasa Inggris dasar," sambung Sambodo.

Baca juga: Polri luncurkan Program Keselamatan 2020 bantu warga terdampak Corona

Setelah itu, para sopir mendapat pelatihan tata cara mengemudi. Ketiga materi tersebut dilaksanakan sekaligus setiap sekali pelatihan, selesai pelatihan akan diberikan bantuan.

Setiap sopir akan mendapatkan Rp600 ribu yang dapat dicairkan di salah satu bank, atau mengambil tunai di toko-toko yang bekerja sama dengan program tersebut.

Sebanyak 40.000 sopir menjadi target penerima bantuan, dibagi menjadi 51 kelas di seluruh Jakarta. Sedangkan pelatihannya akan diadakan di pangkalan masing-masing pengemudi.

Seorang instruktur akan memandu pelatihan, sedangkan peserta mengikuti secara daring. Pelaksanaan pelatihan bertahap di 50 titik, setiap satu pelatihan bergulir 20 hari dan bisa diikuti 2.000 sopir.

Baca juga: Dinas Kebersihan DKI gelar pelatihan bagi sopir truk sampah

Pelatihan tersebut menggunakan sistem sif guna pembatasan jarak fisik. Tiap peserta wajib mengikuti protokol kesehatan sebelum ikut serta dalam pelatih di ruangan.

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Begini suasana penutupan kawasan Monas dan patung kuda

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar