PLN amankan berlapis pasokan listrik untuk rumah sakit COVID-19

PLN amankan berlapis pasokan listrik untuk rumah sakit COVID-19

Ilustrasi: Petugas medis berada di pintu masuk ruang isolasi penyakit menular di RSUD Provinsi NTB di Mataram, Selasa (28/1/2020). (ANTARA FOTO/AHMAD SUBAIDI)

Untuk membantu tim medis dalam melaksanakan tugasnya, kami siap untuk memberikan pelayanan listrik yang andal
Mataram (ANTARA) - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyiapkan kebutuhan listrik secara khusus untuk empat rumah sakit rujukan COVID-19 guna memastikan pelayanan tidak terganggu.

Senior Manager Transmisi dan Distribusi PLN Unit Induk Wilayah NTB, Anton Sugiarto, di Mataram, Senin, mengatakan fokus utama adalah pada proses penyembuhan pasien COVID-19 dan juga proses isolasi pasien dalam pengawasan yang harus dilakukan di rumah sakit.

"Pada kondisi saat ini listrik menjadi kebutuhan yang sangat vital dalam proses penyembuhan pasien COVID-19. Untuk membantu tim medis dalam melaksanakan tugasnya, kami siap untuk memberikan pelayanan listrik yang andal," katanya.

Keempat rumah sakit rujukan tersebut adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) NTB, RSUD Dr R Soedjono Selong, RSUD Provinsi H L Manambai Abdul Kadir Sumbawa, dan RSUD Bima. Total daya secara keseluruhan untuk empat rumah sakit tersebut adalah 4.230 kVA.

Baca juga: Menjaga komitmen, membangun ketenagalistrikan di tengah pandemi

Anton menambahkan pasokan listrik di empat rumah sakit tersebut diamankan secara berlapis untuk mengantisipasi apabila terjadi gangguan.

"Yang pertama sumber listrik diambil dari jalur utama. Kami juga siapkan juga back up jalur supply cadangan. Jadi, apabila sumber listrik utama gangguan, secara otomatis akan dipasok dari sumber cadangan yang lain," ujarnya.

Selain itu, PLN juga telah berkoordinasi dengan setiap rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan genset dan instalasi kelistrikan untuk memastikan semuanya dalam kondisi aman dan layak untuk dioperasikan.

Baca juga: PLN siaga pasokan listrik di rumah sakit rujukan penanganan COVID-19

Untuk keamanan dan keselamatan, seluruh petugas PLN juga telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) termasuk masker, sarung tangan, dan hand sanitizer selama bertugas. Selain itu, tetap melaksanakan physical distancing dengan saling menjaga jarak antar petugas atau dengan pelanggan yang dilayani.

"Kami tetap siaga 24 jam untuk pelayanan kepada masyarakat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengoptimalkan layanan daring PLN untuk setiap pengaduan maupun layanan yang lain," ucap Anton.

Untuk gangguan kelistrikan di pelanggan, masyarakat dapat menyampaikan melalui Contact Center PLN 123, instagram @pln123_official, twitter @pln_123, facebook PLN 123 atau melalui aplikasi PLN Mobile. Sedangkan untuk jadwal pemadaman terencana, dapat dilihat di Facebook PLN Wilayah NTB dan juga Instagram @pln.ntb.

Baca juga: Hanya 45 pelanggan, PLN berhasil aliri listrik Dusun Tampaning Soppeng

 

Pewarta: Awaludin
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Gandeng PLN, NTB perkuat riset olah sampah jadi listrik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar