Sawahlunto (ANTARA News) - Sebanyak 31 orang korban tewas akibat ledakan tambang batu bara di Ngalau Cigak, Kota Sawahlunto, Sumatra Barat (Sumbar) berhasil ditemukan Tim SAR gabungan, Rabu.

Wartawan ANTARA News dari lokasi kejadian melaporkan, dua jasad korban dalam kondisi mengenaskan ditemukan Rabu sekitar pukul 15.30 WIB bernama Nami dan Wid, setelah sebelumnya sejak siang hari upaya pencarian dihentikan karena meningkatnya kadar gas methan dalam lubang tambang.

Dengan demikian diperkirakan tinggal satu orang lagi korban yang masih belum ditemukan.

Upaya masih terus dilakukan tim SAR gabungan setelah panjang blower (selang oksigen) ditambah untuk menjangkau bagian dalam lubang yang memiliki kedalaman mencapai puluhan meter dari permukaan tanah. Selang itu untuk menyalurkan oksigen bagi para anggota tim SAR yang melakukan pencarian.

Korban-korban yang ditemukan telah dibawa ke RSUD Sawahlunto untuk diidentifikasi lalu diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Tambang batubara di Ngalau Cigak meledak Selasa (17/6) sekitar pukul 10.00 WIB menyebabkan 32 orang pekerja yang tengah berada dalam lubang menjadi korban dan 31 orang diantaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009