Makassar (ANTARA News) - Andi Ahmad Jumrah (60), Ketua Panitia Pemungutan Suara TPS 28 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulsel, Selasa (7/7) malam meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Almarhum yang masih ada hubungan saudara dengan mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Zainal Basri Palaguna, ini meninggal setelah tertabrak mobil di depan Balai Pengobatan Paru-Paru, Jalan Andi Pangeran Pattarani Makassar sekitar pukul 22.00 WITA.

Rahma, anak ketiga Ahmad Jumrah di Makassar mengatakan, pihak keluarga menerima berita duka pada pukul 24.00 WITA. Almarhum tertabrak mobil ketika perjalanan pulang dari rapat pemantapan Pilpres di Kantor KPU Kota Makassar

Saat melintasi Jalan Pettarani, almarhum menerima telepon dari seseorang, saat itu lah sebuah mobil melaju dengan kecepatan tinggi menyambar korban.

Seketika itu korban yang mengedarai motor Yamaha Mio terseret mobil yang dikendarai Moring, karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Ia meninggal dalam perjalanan menuju Rumah Sakit (RS) Islam Faisal Makassar pukul 22.45 WITA.

Amanah sebagai Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 28 Manggala kemudian diserahkan kepada Rusli Salindri untuk menjalankan tugas dalam pemungutan suara.

"Saya dipilih sesuai kesepakatan anggota-anggota lain," kata Rusli.

Adik tiri dari mantan Gubernur Sulsel ini diantar oleh puluhan anggota KPPS kecamatan Manggala dimakamkan Rabu (8/7) ini setelah pemungutan suara.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009