Jakarta (ANTARA News) - Markas BesarPolri membentuk pusat informasi teror bom di Mega Kuningan yang terjadi Jumat kemarin, sebagai sarana komunikasi dan informasi kepada masyarakat.

Kepala Bidang Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ketut Untung Yoga Ana di Jakarta, Sabtu, mengatakan masyarakat dapat memberikan informasi kepada kepolisian melalui posko itu.

Posko itu berada di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jl Trunojoyo No 3 Jakarta Selatan.

Polri juga membuka akses tiga nomor telepon seluler selaligus di posko itu yakni 081382739874/-75/-76.

Selain Polri, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga membentuk pusat informasi di The Bellagio Mall UG-16, Jl Mega Kuningan Barat Kav E 4-3, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

Media Center ini akan menjadi pusat bagi media massa nasional dan internasional untuk menggali informasi ledakan bom hingga 24 Juli mendatang.

Sabtu ini, Media Center DKI Jakarta akan mengagendakan tiga jumpa pers yakni dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo pada 14.00 WIB, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik pukul 16.00 WIB, dan pejabat Polri yang waktunya belum ditentukan.

Ledakan bom di hotel JW Marriott dan Ritz Carlton telah merenggut sembilan nyawa, sementara puluhan lainnya luka-luka, serta merusakkan bangunan kedua hotel terutama di bagian restoran.

Salah satu pelaku diduga seorang pria pembawa bom dengan memasukkannya ke dalam tas yang ketika ditanya satpam hotel menyebutkan tasnya itu laptop.

Beberapa jam setelah ledakan ini, klub sepak bola Manchester United yang semula dijadwalkan bermain di Gelora Bung Karno Senin nanti, membatalkan lawatannya ke Jakarta. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009