Jakarta (ANTARA News) - Kondisi para korban ledakan bom di hotel JW Marriott dan hotel Ritz Carlton yang dirawat di Rumah Sakit Jakarta mulai membaik, kata para rekan dan kerabat korban yang menjenguk di rumah sakit tersebut, Senin.

Sampai berita ini diturunkan, RS Jakarta merawat empat korban ledakan bom, yaitu koki hotel JW Marriott Deni Purwanto, petugas keamanan hotel JW Marriott Dikdik Rachmad dan Bambang Trijanto, serta seorang bernama Andi Tirta M.

Muhani, rekan Bambang Trijanto, ketika ditemui di Rumah Sakit Jakarta mengatakan, kondisi Bambang mulai membaik dan ia sudah bisa berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

"Pak Bambang sudah bisa duduk, ngobrol, dan sudah bisa tertawa," kata Muhani.

Muhani menjelaskan, tidak ada selang infus yang terpasang di tubuh Bambang. Meski demikian, Bambang belum diizinkan pulang oleh dokter.

Anggota keluarga Muhani adalah rekan kerja Bambang sebagai petugas keamanan di hotel JW Marriot. Mereka menjadi korban ledakan bom di hotel tersebut pada 2003.

Sementara itu, Ari yang juga kakak ipar korban Didik Achmad mengatakan, kondisi Dikdik mulai membaik.

Menurut Ari, luka bakar di bagian leher dan tangan Dikdik mulai mengering. Selain itu, kondisi psikologi Dikdik juga mulai stabil.

"Tapi kami belum bisa memastikan kapan dia bisa pulang," kata Ari.

Kondisi yang relatif sama juga dialami korban lainnya, Deni Purwanto dan Andi Tirta M. Meski kondisi mereka mulai membaik, tim dokter masih melakukan upaya penyembuhan secara menyeluruh.

Seperti diberitakan, ledakan bom di hotel Ritz-Carlton dan hotel JW Marriott yang terjadi pada hari Jumat (17/7) itu telah mengakibatkan sembilan orang tewas dan 53 lainnya mengalami luka ringan dan berat.

Jajaran Polri sejak kejadian tersebut hingga saat ini masih terus berusaha mengungkap pelaku, kemudian otak atau dalangnya maupun motifnya.

Peledakan bom tersebut mengakibatkan klub sepak bola Manchester United membatalkan kunjungannya ke Jakarta untuk melakukan pertandingan dengan tim Indonesian All Stars.

Manchester United semula direncanakan menginap di Hotel JW Marriott yang diledakkan tersebut
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009