Yogyakarta (ANTARA News) - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengucapkan selamat kepada presiden dan wakil presiden (wapres)
terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Boediono.

"Kami juga mendoakan pasangan tersebut diberi kekuatan dan bimbingan oleh Allah SWT dalam menjalankan amanat rakyat dengan sebaik-baiknya selama lima tahun ke depan," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, Muhammadiyah menaruh harapan yang tinggi kepada presiden dan wapres terpilih agar dapat melaksanakan mandat rakyat sebagai amanat dan tanggung jawab yang harus ditunaikan sebaik-baiknya.

Pasangan terpilih juga dituntut rakyat untuk merealisasikan visi, misi, dan janji selama proses pemilihan presiden (pilres) berlangsung dengan penuh tanggung jawab, konsisten, dan konkret bagi kesejahteraan dan kemajuan bangsa.

Selama lima tahun ke depan presiden dan wapres terpilih diharapkan dapat menyelesaikan masalah nasional yang krusial seperti pemberantasan korupsi, kemiskinan, pengangguran, kerusakan lingkungan, tenaga kerja Indonesia di luar negeri, utang negara, dan
penyelamatan aset negara secara konsisten dan sistematik.

"Lima tahun ke depan merupakan momentum penting bagi presiden dan wapres terpilih untuk mengagendakan perubahan yang signifikan di
bidang ekonomi, politik, budaya, hukum, dan ketahanan nasional," katanya.

Ia mengatakan, penanggulangan terorisme juga diharapkan dapat
dilakukan secara akurat, tuntas, dan menyeluruh dengan memotong akar
tunjangnya.

Menurut dia, Muhammadiyah juga menyampaikan penghargaan atas sikap kenegarawanan dan jiwa besar pasangan capres dan cawapres tidak terpilih yakni Jusuf Kalla dan Wiranto serta Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Rosyad Sholeh
mengimbau segenap komponen bangsa dan rakyat Indonesia untuk
menyikapi hasil pilpres secara positif dan jiwa besar disertai
dengan semangat untuk menyatukan hati dan persaudaraan selaku keluarga besar bangsa. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009