Paris Couture Week digelar secara digital Juli

Paris Couture Week digelar secara digital Juli

Para model menampilkan kreasi busana Dejin dalam pertunjukan langsung secara daring (livestream show) China Fashion Week 2020/2021 AW Collection di Beijing, China, Minggu (3/5/2020). FOTO/Xinhua/Chen Jianli/pras.

Jakarta (ANTARA) - Fédération de la Haute Couture et de la Mode menyatakan pihaknya akan menggelar Pekan Mode Adibusana Paris atau Paris Couture Week selama tiga hari saja dan secara digital

Pagelaran adibusana versi online ini akan digelar mulai Paris Couture Week mulai Sabtu (6/6) hingga Senin (8/6).

Acara mode ini pada awalnya dijadwalkan pada 5 hingga 9 Juli, seminggu setelah pekan mode koleksi busana pria. Tetapi pada bulan Mei, badan pengorganisasian mode Prancis mengatur showcase online untuk koleksi pria pada 9-13 Juli.

Baca juga: Influencer Vietnam positif COVID-19, usai hadiri pekan mode di Eropa

Baca juga: Petugas peragaan busana Valentino gunakan masker


"Karena digelar secara digital, maka pagelaran adibusana ini akan memulai proses di Paris pada musim ini dengan platform digital, sehingga bergantung pada film dan video," kata federasi seperti dikutip dari laman WWD pada Jumat.

"Acara ini akan disusun menggunakan platform khusus dan prinsip kalender mode resmi tetap akan dipertahankan," katanya.

"Setiap rumah mode akan diwakili dalam bentuk film atau video kreatif. Konten tambahan akan dimasukkan dalam bagian editorial platform. Semua ini akan dibagikan secara luas di jaringan media internasional utama," tambah keterangan tersebut.

Pada akhir Maret, ketika wabah coronavirus kian memburuk di wilayah Prancis, federasi kemudian membatalkan banyak acara pagelaran busana musim panas.

Label-label besar dan desainer independen sama-sama bergulat dengan cara mengganti pagelaran busana fisik, cara konvensional yang banyak dilakukan untuk meluncurkan koleksi terbaru mereka.

Paris Couture Week telah mendapatkan banyak sorotan dalam beberapa tahun terakhir, karena semakin banyak label busana wanita siap pakai yang melakukan presentasi di luar jadwal kalender mode. Namun banyak pula label besar yang kembali mengikuti jadwal kalender mode.

Gucci adalah salah satu label besar yang enggan mengikuti jadwal kalender mode untuk peluncuran busananya.

Sementara Giorgio Armani mengatakan pertunjukan Armani Privé akan ditunda hingga Januari 2021 dan tidak akan diadakan di Paris lagi. Sama seperti Gucci, koleksi Armani tidak akan mengikuti kalender mode dan tidak akan mengikuti musim.

Baca juga: Gucci ucapkan selamat tinggal pada pekan mode

Baca juga: Milan Fashion Week akan digelar virtual

Baca juga: Pekan Mode Australia batal karena corona

Penerjemah: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar