Trump tunda KTT G7, upayakan perpanjang daftar undangan

Trump tunda KTT G7, upayakan perpanjang daftar undangan

Presiden AS Donald Trump menyaksikan peluncuran roket SpaceX Falcon 9 yang membawa pesawat luar angkasa Crew Dragon beserta awaknya dua astronot Douglas Hurley dan Robert Behnken, dari NASA's Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, AS, dalam misi NASA's SpaceX Demo-2 menuju International Space Station, Sabtu (30/5/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Steve Nesius/foc.

Saya sedang menundanya sebab saya tak merasa bahwa sebagai sebuah G7 kelompok ini layak mewakili apa yang sedang terjadi di dunia
Air Force One (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Sabtu dia akan menunda Konferensi Tingkat Tinggi Kelompok Tujuh (KTT G7) yang dia ingin selenggarakan pada akhir Juni dan memperpanjang daftar negara-negara yang diundang untuk menyertakan Australia, Rusia, Korea Selatan dan India.

Berbicara kepada wartawan di kabin pesawat kepresidenan Air Force One selama kepulangannya menuju Washington dari Cape Canaveral di Florida, Trump mengatakan G7 dalam bentuknya sekarang merupakan satu "kelompok negara-negara yang sangat kedaluwarsa"

"Saya sedang menundanya sebab saya tak merasa bahwa sebagai sebuah G7 kelompok ini layak mewakili apa yang sedang terjadi di dunia," kata Trump.

Keputusan itu sangat fundamental bagi Trump, yang telah berupaya menjadi tuan rumah kelompok negara-negara industri utama di Washington sebagai pertunjukan bahwa AS sedang kembali normal setelah pandemi corona, yang menewaskan 103.000 orang AS hingga kini.

G7 dibentuk dengan komposisi AS, Italia, Jepang, Kanada, Prancis, Jerman, Inggris juga Uni Eropa.

Reuters

Baca juga: Merkel tolak undangan Trump menghadiri KTT G7 di Washington


Baca juga: Trump putuskan hubungan dengan WHO

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Lolos dari sidang pemakzulan, ancaman pidana mengintai Trump

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar