Bupati Sangihe serahkan bantuan di Kepulauan Marore

Bupati Sangihe serahkan bantuan di Kepulauan Marore

Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Jabes Ezar Gaghana mengunjungi Kecamatan Kepulauan Marore, wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina guna memberikan bantuan kepada masyarakat setempat. ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Sangihe/am.

170 pekerja informal di tiga kampung terdampak COVID-19
Sulut, Tahuna (ANTARA) - Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Jabes Ezar Gaghana mengunjungi Kecamatan Kepulauan Marore, wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina guna memberikan bantuan kepada masyarakat setempat.

Dalam kunjungannya yang dilalukan Minggu (7/6), Bupati yang didampingi Wakil ketua DPRD Sangihe, Ferdy Sondakh, Assisten I Setda Sangihe, Irklis Sombonaung dan sebagian pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyerahkan secara simbolis kepada masyarakat bertempat di aula Kecamatan.

Bupati dalam sambutannya mengatakan, bagi 29 keluarga penerima manfaat BST dan 66 keluarga penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa agar tetap semangat dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini.

“Pemerintah Kepulauan Sangihe juga melihat di Kecamatan Kepulauan Marore ada 170 pekerja informal di tiga kampung yang terdampak COVID-19, seperti penjual kue dan tukang, yang pendapatannya berkurang sehingga pemerintah tergerak untuk meringankan beban masyarakat dengan menyerahkan bantuan bahan pokok,” kata Bupati.

Baca juga: Pengiriman bansos PSBB di Kepuluan Seribu terkendala cuaca

Dia berharap dengan adanya bantuan yang diserahkan ini menjadikan masyarakat terus bersemangat untuk tetap eksis meski di tengah pandemi.

Selain itu kata Bupati, akibat dari pandemi ini juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang ada di perbatasan dimana wilayah ini tadinya menjadi lalu lintas orang dan barang ke negara tetangga yang cukup lancar, karena pandemi ini tidak lagi diperbolehkan menyeberang ke Filipina dan sebaliknya.

"Pemerintah Kabupaten Sangihe tidak berpangku tangan tapi tetap mencari solusi. Kami berharap kita harus bersama-sama memutus mata rantai penyebaran COVID-19 ini, dan yang paling utama kita terus berdoa kepada Tuhan agar kita terhindar," kata Bupati.

Bupati juga mengajak masyarakat di wilayah perbatasan membiasakan hidup bersih, cuci tangan dan pakai masker ketika keluar rumah.

"Setiap keluarga yang baru datang jangan lupa untuk menjalani isolasi agar tidak ada penularan COVID-19 di Kecamatan Kepulauan Marore," kata Bupati.

Selain penyaluran BST, pemerintah Kabupaten Sangihe juga menyerahkan
bibit ubi kayu atau singkong untuk masyarakat petani serta melaksanakan pasar murah.

Baca juga: Kelurahan Pulau Panggang terima bansos dari Kemensos
 

Pewarta: Jerusalem Mendalora
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar