Pusat daur ulang Subang dan Bekasi dukung pengurangan sampah Citarum

Pusat daur ulang Subang dan Bekasi dukung pengurangan sampah Citarum

Foto udara Sungai Citarum di Bojongsoang, Kabupaten Banduntuk mengurangi sampah yang masuk ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. (ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meresmikan penggunaan fasilitas pusat daur ulang (PDU) dan biodigister di Kabupaten Subang dan Kabupaten Bekasi untuk mendukung upaya pengurangan sampah di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Saat menyampaikan sambutan di acara peresmian pusat daur ulang yang dilakukan secara virtual di Jakarta, Selasa, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong mengatakan bahwa masalah penanganan sampah di Indonesia semakin kompleks dengan timbunan sampah yang tahun ini diperkirakan sampai 67,8 juta ton.

Ia mengatakan, seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, produksi sampah Indonesia pada 2050 bisa bertambah menjadi dua kali lipat tanpa kebijakan dan upaya luar biasa untuk menanganinya.

DAS Citarum menjadi salah satu sasaran program penanganan sampah pemerintah karena menurut data KLHK pada 2018 jumlah sampah yang masuk ke kawasan itu mencapai sekitar 500.000 ton per tahun atau 1.300 ton per hari.

Guna mengurangi volume sampah yang masuk ke DAS Citarum, KLHK memberikan bantuan fasilitas pusat daur ulang berkapasitas 10 ton per hari kepada pemerintah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Subang serta biodigister kepada Kabupaten Bekasi.

Fasilitas penanganan sampah di Kabupaten Bekasi dan Subang akan mendukung pengelolaan sampah di lima kabupaten yang ada di DAS Citarum yaitu Indramayu, Purwakarta, Sumedang, Subang, dan Bekasi.

Bupati Subang H. Ruhimat mengatakan bantuan fasilitas dari KLHK akan mendukung upaya penanganan sampah di Kabupaten Subang, yang berpenduduk 1,5 juta jiwa dan setiap hari menghasilkan 900 ton sampah.

​​​​​​Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi H. Uju mengatakan bahwa daerahnya menangani sampah sekitar 1.800 sampai 2.000 ton per hari.

Bantuan fasilitas dari KLHK, ia melanjutkan, akan meringankan beban tempat pembuangan akhir sampah di Kabupaten Bekasi.

"Walaupun ini hanya kapasitasnya hanya 10 ton per hari, direncanakan bisa dikelola dan mudah-mudahan ke depan juga ada tambahan terkait dengan PDU atau prasarana pengelolaan sampah lainnya," katanya.

Baca juga:
KLHK bantu Purwakarta kurangi pencemaran DAS Citarum
Satu juta pohon ditanam sepanjang DAS Citarum

 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tingkat pencemaran DAS Citarum turun menjadi cemar ringan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar