Tokoh: Pramuka jadi agen perubahan lingkungan hadapi pandemi COVID-19

Tokoh: Pramuka jadi agen perubahan lingkungan hadapi pandemi COVID-19

Petugas gabungan dari TNI, Polri, anggota Pramuka memantau penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID 19 di Kawasan Candi Agung Amuntai yang mulau dibuka kembali bagi wisatawan. ANTARA/HO-Diskominfo HSU/Eddy A/am.

tidak hanya buat diri mereka sendiri tapi buat keluarga yang terpenting
Jakarta (ANTARA) - Seluruh anggota pramuka di Indonesia dapat menjadi agen perubahan bagi keluarga dan lingkungan dalam melakukan adaptasi kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19, kata Andalan Nasional Kwarnas Pramuka Dedi Wibowo.

"Kami berharap bahwa anggota pramuka bisa menjadi agen perubahan tidak hanya buat diri mereka sendiri tapi buat keluarga yang terpenting karena begitu keluarganya bisa berubah maka lingkungan bisa berubah, lingkungan bisa berubah maka lebih besar daripada komunitas itu juga berubah," kata Dedi, Jakarta, Sabtu.

Hal itu disampaikan Dedi dalam gelar wicara virtual "Squad Penanggulangan Bencana Indonesia dan Pramuka Peduli Pandemi" yang diselenggarakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Kantor Graha BNPB.

Dedi menuturkan setiap anggota pramuka harus menjadi teladan dalam menaati protokol kesehatan dan aturan yang disampaikan pemerintah.

Anggota pramuka juga diharapkan aktif membantu pemerintah untuk mensosialisasikan protokol kesehatan guna pencegahan penularan COVID-19 kepada masyarakat luas.

Baca juga: "Tiktok" cuci tangan cegah COVID-19 digelar Lantamal VI dan Pramuka

Baca juga: Perkumpulan Kader Bangsa saran libatkan pemuda bantu tangani COVID-19


"Kami harap anggota kami bisa sosialisasikan ini ke orang tua, adik kakak dan selanjutnya secara berjenjang akan berlanjut pada komunitas lebih besar," tutur Dedi.

Merespons kondisi pandemi COVID-19, pihaknya juga harus melakukan beberapa adaptasi termasuk saat ini sedang mencoba membuat skema pelatihan di tengah normal baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Nasional (Pusdiklatnas) Gerakan Pramuka.

"Kita harus bisa berpikir empat lima langkah ke depan," ujarnya.

Pihaknya sedang membuat skema atau strategi dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pramuka ke depannya terutama kegiatan yang sebelum pandemi biasanya dilakukan di luar ruangan.

"Kami sedang siapkan panduan-panduan itu tentunya dengan tetap menjaga jarak, memakai masker, dan budaya cuci tangan," tuturnya.

Dia mengatakan sejumlah kegiatan pramuka di luar ruangan saat ini ditunda karena COVID-19.

Baca juga: Cegah corona, Pramuka Babel serahkan instalasi cuci tangan di pasar

Pewarta: Martha Herlinawati S
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar