Lima daerah di Sumut nihil kasus COVID-19

Lima daerah di Sumut nihil kasus COVID-19

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dr Aris Yudhariansyah. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

ditandai dengan jumlah nihil pasien positif terpapar virus corona
Medan (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara mengumumkan hingga Senin terdapat lima daerah yang tergolong aman dari kasus COVID-19 di wilayah tersebut.
 
"Lima daerah tergolong aman ini ditandai dengan jumlah nihil pasien positif terpapar virus corona," kata Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Sumatera Utara dr Aris Yudhariansyah, di Medan, Senin.
 
Adapun kelima daerah yang tidak memiliki kasus COVID-19, yakni Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Pakpak Bharat.
 
Kendati demikian, kata Aris, kasus COVID-19 di Sumut masih terus mengalami peningkatan dari hari ke hari. Tercatat, hingga saat ini jumlah kasus COVID-19 di Sumut sebanyak 1.467 kasus.
Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak masih didominasi oleh Kota Medan dengan jumlah 960 orang. Selanjutnya diurutan kedua yakni Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah 188 orang.
 
Kemudian, Kabupaten Simalungun 80 orang, Pematangsiantar 57 orang, Binjai 23 orang, Karo 20 orang, Serdang Bedagai 17 orang, Asahan 14 orang, Langkat 10 orang, Kota Tebing Tinggi enam orang, Tapanuli Utara enam orang, Batu Bara lima orang.
 
Selanjutnya, Kota Tanjung Balai empat orang, Kota Padangsidimpuan, empat orang, Tapanuli Tengah dua orang, Dairi dua orang, Toba dua orang, Mandailing Natal dua orang, Padang Lawas dua orang, Labuhan Batu Utara dua orang, Kota Sibolga satu orang Labuhan Batu satu orang.
 
Kemudian, Tapanuli Selatan satu orang, Humbang Hasundutan satu orang, Samosir satu orang, Padang Lawas Utara satu orang, Labuhan Batu Selatan satu orang, Kota Gunungsitoli satu orang.
 
"Luar Sumatera Utara sebanyak 48 orang dan domisili belum jelas sebanyak lima orang," ujarnya.
 

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar