Denpasar (ANTARA News) - Aktris Hollywood Julia Roberts, yang sedang melanjutkan pengambilan gambar film "Eat Pray Love" di Pasar Seni Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa, sempat mendapat percikan air suci dari seorang pemangku setempat.

Prosesi ritual percikan air suci dari pemangku atau tokoh spiritual Hindu itu berlangsung di pura dalam kawasan pasar tersebut, disaksikan Bupati Gianyar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati atau Cok Ace, dan seorang tokoh Puri Ubud Cok Ibah, pada siang hari.

Wartawan ANTARA dari Pasar Seni Ubud menyaksikan prosesi ritual tersebut dari kejauan di lantai dua pasar yang berada di tengah-tengah daerah tujuan wisata yang dikenal sebagai kampung seni itu.

Prosesi ritual percikan air suci dilakukan tokoh spiritual Hindu dengan tujuan untuk mendapatkan keselamatan, kelancaran dan kesuksesan terhadap apa yang sedang dikerjakan atau dilakukan oleh seseorang bersama krunya.

Pasar yang sudah dikenal wisatawan internasional itu dijaga ketat sejak pukul 05.00 Wita, dengan bentangan pita hitam-kuning, melibatkan banyak petugas keamanan.

Petugas keamanan gabungan dari kalangan yang berpakaian rompi bertulis "Baladika", petugas pengamanan desa adat yang disebut "pecalang", pengawal sang aktris dari kalangan orang asing, hingga aparat kepolisian berseragam maupun yang menyamar.

Menurut keterangan para pedagang, mereka sudah diberikan arahan untuk "tunduk" pada ketentuan yang diinginkan, mendukung kelancaran proses pengambilan gambar dan penyutradaraan, hingga melarang siapapun mengambil gambar atau memotret sang aktris.

Meski begitu, sejumlah fotografer yang menyelinap dalam posisi menyebar di antara para pedagang dan pengunjung pasar, termasuk Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar, berhasil "mencuri" gambar aktris top dunia itu menggunakan kamera yang dibawanya dalam posisi tersembunyi.

Wartawan ANTARA yang bersiaga di Pasar Seni Ubud sejak pukul 06.00 Wita, dari kejauhan melihat Julia Roberts bersama kru, termasuk para pangawalnya, sudah berada di pasar tersebut antara pukul 07.00 - 08.00 Wita, dengan mengenakan pakaian berwarna hitam, lengkap dengan kacamata hitam.

Namun kemudian dia pergi lagi dan sekitar pukul 10.00 Wita kembali sudah terlihat di lokasi "shooting" di tengah-tengah pasar yang diselubungi kain hitam-putih berukuran tinggi yang diikat pada tiang besi, sehingga daerah itu sulit untuk bisa dilihat dari luar.

Proses itu berlangsung sampai tengah hari, hingga saat istirahat sang aktris mendapatkan percikan air suci. Dengan pakaian berwarna krem dan selendang bercorak coklat, masih menggunakan kacamata hitam, keberadaan Julia Roberts kemudian tak diketahui lagi.

Ia baru muncul lagi saat "shooting" sesi berikutnya, tetap dengan penjagaan ketat dan arus lalu lintas kendaraan dialihkan ke jalan lain, sehingga suasana kawasan sekitar pasar yang berada di seberang Puri Ubud itu terasa lebih tenang.

Menurut para pedagang, "shooting" lanjutan di lokasi tersebut akan berlangsung enam hari dan para pedagang dikabarkan mendapat kompensasi masing-masing Rp2,5 juta.

Namun tidak ada pihak kru film yang bisa dikonfirmasi berkaitan informasi pemberian kompensasi kepada para pedagang yang otomatis menjadi kurang bebas dan menerima resiko berkurangnya pembeli akibat ketatnya pengamanan lokasi sekitar pasar itu.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009