Malang (ANTARA News) - Grup musik "unik" Kota Malang, Jawa Timur, yang memainkan instrumen dari alat yang tidak biasa, seperti perkakas rumah, alat dapur dan onderdil mobil, Jumat Malam, diadu kreativitasnya dalam memainkan musik "uniknya" selama dua hari, yakni Jumat - Sabtu (31/10), di Pelataran Parkir Plasa Dieng Malang.

Marketing Area Manager PT HM Sampoerna Tbk, Wilayah Malang, Tutuko, dalam keterangan persnya mengatakan, para pemusik "unik" Kota Malang ini, diadu untuk memperebutkan tiket Soundrenaline atau event musik terbesar di Indonesia yang akan diadakan di Denpasar, Bali, 15 November 2009.

"Kami menjaring grup musik unik dari 25 kota di Indonesia untuk diikutkan dalam event musik terbesar di Bali mendatang, termasuk malam ini yang diadakan di Kota Malang," katanya.

Di setiap kota, pihaknya akan menjaring sekitar 14 grup musik dari ratusan grup yang ikut seleksi. "Minimal, setiap kota kita ambil antara 14 - 20 grup yang benar-benar unik," katanya.

Ia menjelaskan, dalam kompetisi ini, setiap grup yang terdiri dari 4 orang hanya diberi waktu tiga menit untuk memainkan alat-alat non musik yang sudah disediakan di lab sound. "Sebelum bermain, peserta kita beri kesempatan untuk mencoba terlebih dahulu," katanya.

Tujuan penyelenggaraan, yakni memotivasi para pemuda saat ini agar bisa menciptakan kreativitas dari alat nonmusik.

Jika lolos seleksi, setiap grup akan dipertemukan dengan band idolanya di Bali. "Setiap peserta, selain mendapat fasilitas penginapan di Bali, juga akan dipertemukan dengan idolanya dan sehari bersama idola di Bali," katanya.

Syarat mengikutinya cukup mudah, yakni mendaftar dengan menunjukkan kartu identitas, lalu panitia mempersilakan setiap grup mencoba alat yang telah disediakan.

Dalam hitungan tiga menit, panitia akan merekam musik yang dimainkan peserta, lalu pihak juri akan memberikan penilaian. "Jumlah peserta selama dua hari tidak kami batasi, namun umur peserta tidak boleh kurang dari 18 tahun," katanya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009