Saham Singapura kembali melemah, indeks STI terpangkas 0,81 persen

Saham Singapura kembali melemah, indeks STI terpangkas 0,81 persen

Bursa Efek Singapura. ANTARA/Shutterstock/pri.

Sebanyak 2,08 miliar saham berpindah tangan senilai 1,26 miliar dolar Singapura (sekitar 906,5 juta dolar AS)
Singapura (ANTARA) - Saham-saham Singapura kembali ditutup lebih rendah pada perdagangan Senin, mencatat penurunan untuk hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan Straits Times Index (STI) melemah 0,81 persen lebih rendah atau 21,57 poin, menjadi 2.631,08 poin.

Total ada sebanyak 2,08 miliar saham berpindah tangan senilai 1,26 miliar dolar Singapura (sekitar 906,5 juta dolar AS) dengan 337 saham mengalami kerugian dan 166 saham berhasil membukukan keuntungan.

Baca juga: Saham Hong Kong "rebound" dengan indeks HSI ditutup naik 0,17 persen

Indeks STI turun 0,63 persen atau 16,84 poin menjadi 2.652,65 poin pada penutupan perdagangan Kamis lalu (9/7/2020), dengan volume transaksi mencapai 2,57 miliar saham senilai 1,09 miliar dolar Singapura (sekitar 783,10 juta dolar AS), sebut Xinhua.

Bursa Efek Singapura tidak melakukan perdagangan pada Jumat (10/7/2020) lalu, karena merupakan hari pemungutan suara untuk pemilihan umum.

Baca juga: Saham China berakhir melonjak setelah jatuh akhir pekan lalu
Baca juga: Bursa Tokyo ditutup menguat tajam di tengah harapan obat anti-virus

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar