Tiga pasien sembuh COVID-19 di Lampung warga Pesisir Barat

Tiga pasien sembuh COVID-19 di Lampung warga Pesisir Barat

Dokumentasi - Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal sekaligus ketua tim gugus tugas COVID-19 melaksanakan kunjungan di SD Negeri 1 pasar Krui dan SMP Negeri 2 Krui, untuk memastikan pelaksanaan pembelajaran di masa tatanan hidup baru yang harus menggunakan protokol kesehatan. ANTARA/HO-Pemkab Pesisir Barat/aa.

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana menyebutkan bahwa pada hari ini di wilayahnya ada tiga penambahan pasien sembuh dari COVID-19 yang kesemuanya merupakan warga Kabupaten Pesisir Barat.

"Hari ini kita tidak ada penambahan kasus positif COVID-19, sedangkan tiga pasien sembuh yakni nomor 138 berumur 12 tahun, pasien nomor 199 berumur 17 tahun dan pasien ke-201 berumur 14 tahun," kata  Reihana di Bandarlampung, Jumat.

Sehingga, lanjut dia, dengan tambahan tiga pasien sembuh hingga kini di Provinsi Lampung jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 yakni 185 orang.

Selain itu, Kadinkes mengatakan bahwa pada hari ini ada satu orang meninggal dunia pada kasus suspek sehingga total orang yang meninggal dengan status suspek berjumlah 37.

Baca juga: Kabupaten Gresik catat kesembuhan pasien terbanyak capai 82 orang

"Pasien ini seorang perempuan dari Bandarlampung berusia 73 tahun. Saat masuk rumah sakit beliau memiliki riwayat penyakit ginjal, diabetes militus, hipertensi, dan pneumonia," jelasnya.

Kemudian, lanjut dia, saat di rujuk ke salah satu rumah sakit di Provinsi Lampung pasien suspek ini dilakukan tes cepat (rapid test) yang hasilnya reaktif sehingga dilanjutkan dengan tes usap yang hasilnya negatif.

"Jadi pasien tersebut meninggal dunia bukan karena COVID-19, karena hasil swabnya negatif dan pemulasaran jenazahnya juga dilakukan seperti biasa," jelasnya.

Ia mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah kasus konfirmasi positif di Lampung berjumlah 246 dengan sebanyak 185 pasien telah dinyatakan sembuh dan 12 lainnya meninggal dunia serta menyisakan 49 orang yang masih dikarantina.

Sedangkan, lanjutnya pihaknya masih melakukan pemantauan kondisi 63 orang yang pernah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19 atau penderita saluran pernapasan berat.

"Kita juga masih melakukan terhadap 204 kasus suspek COVID-19, dimana sebanyak 158 orang hasilnya negatif dari virus corona, 9 lainnya masih dilakukan perawatan dan 37 lainnya meninggal dunia," jelasnya.

Baca juga: Laporan harian: Positif COVID-19 bertambah 1.761, sembuh tambah 1.781
Baca juga: Dua anggota Polrestabes Bandung positif COVID-19 sembuh

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas jelaskan alasan masyarakat enggan tes COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar