Kementerian PUPR rampungkan pembangunan sejumlah arena PON Papua

Kementerian PUPR rampungkan pembangunan sejumlah arena PON Papua

Foto ilustrasi: Pekerja menyelesaikan pembangunan venue Aquatic PON XX Papua di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat (13/3/2020). Pembangunan venue Aquatic PON XX Papua mencapai lebih dari 80 persen. ANTARA FOTO/Gusti Tanati/hp.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah merampungkan pembangunan sejumlah arena pertandingan olahraga untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang diundur hingga tahun depan.

Arena pertandingan yang telah selesai dibangun secara fisik, yakni arena akuatik di kawasan Olahraga Kampung Harapan, Distrik Sentani Timur dan arena kriket maupun lapangan hoki (indoor dan outdoor) di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu.

“Diharapkan terselesaikannya venue PON tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan warga Papua saja, namun juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia. Serta dapat mendorong para anak muda, khususnya atlet-atlet Papua lebih semangat dan berprestasi menjadi juara, baik di kancah nasional maupun internasional," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Ditunda setahun, persiapan PON Papua diharapkan tetap jalan

Ada empat arena olahraga yang dibangun dalam mendukung pelaksanaan PON Papua. Selain venue akuatik, kriket dan lapangan hoki, Kementerian PUPR juga tengah menyelesaikan pembangunan Istora Papua Bangkit.

Selain empat venue tersebut, Kementerian PUPR juga melakukan penataan kawasan, seperti Kampung Harapan seluas 32 hektar. Di lokasi itu akan dibangun sejumlah fasilitas pendukung PON Papua, di antaranya stadion utama, lapangan latihan atau pemanasan, aquatic center, dan GOR Serbaguna.

Baca juga: Papua habiskan dana APBD Rp3,8 triliun untuk bangun venue PON

Pemerintah Provinsi Papua diketahui telah menghabiskan dana APBD lebih dari Rp3,8 triliun untuk pembangunan dan renovasi venue yang bakal digunakan untuk PON 2021.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari tiga tahun anggaran, yakni 2016 sebesar Rp228,6 miliar, 2017 sebesar Rp447,2 miliar, 2018 Rp879,3 miliar, Rp2,2 triliun pada tahun 2019, dan Rp2 triliun dalam APBD 2020.

Selain dari dana APBD, pemerintah juga telah mengucurkan dana APBN sebesar Rp2,3 triliun untuk mendukung proses pembangunan venue PON Papua yang pelaksanaannya akan digelar 2-13 Oktober tahun depan.

Baca juga: Menpora umumkan penundaan PON Papua hingga tahun depan
Baca juga: KONI Pusat usulkan PON Papua digelar 2-13 Oktober 2021
Baca juga: Persiapan PON Papua tetap berjalan, panitia fokus pada akomodasi


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Arena Akuatik PON Papua telah bersertifikat internasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar