BPBA salurkan bantuan masa panik bagi korban banjir Aceh Jaya

BPBA salurkan bantuan masa panik bagi korban banjir Aceh Jaya

Kepala Pelaksana BPBA Sunawardi (tiga kanan) menyerahkan bantuan masa panik pascabanjir kepada Bupati Aceh Jaya T Irfan TB di Aceh Jaya, Kamis (30/7/2020). (ANTARA/HO)

Banda Aceh (ANTARA) - Pemerintah Aceh melalui Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyalurkan bantuan masa panik bagi warga korban banjir di Kabupaten Aceh Jaya, berupa kebutuhan dasar masyarakat jelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 hijriah.

Kepala Pelaksana BPBA Sunawardi, pada Kamis, mengatakan penyerahan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat pasca banjir tersebut diterima langsung oleh Bupati Aceh Jaya T Irfan TB, bersama unsur terkait di kabupaten setempat.

"Bantuan pemenuhan kebutuhan dasar untuk korban banjir dari Pemerintah Aceh ini berupa bahan pangan yaitu beras 15 kilogram sebanyak 400 sak, minyak goreng 300 kilogram, mie instan 300 kardus, telur 9.000 butir, kecap 480 botol, dan saos 480 botol," kata Sunawardi.

Dia menjelaskan, selain itu BPBA juga menyerahkan bantuan berupa sandang yang di antaranya kain sarung 100 lembar, dan juga pakaian daster 100 potong.

Baca juga: Banjir bandang terjang daerah dataran tinggi Gayo Lues Aceh
Baca juga: Empat kecamatan di Aceh Singkil diterjang banjir dan longsor


Sunawardi menyebutkan, banjir dengan ketinggian 20 centimeter hingga 100 sentimeter pada Selasa (28/7) lalu di Aceh Jaya, disebabkan luapan air di beberapa sungai daerah setempat, serta juga akibat tersumbat saluran drainase di lingkungan pemukiman masyarakat.

"Sehingga mengakibatkan sebagian masyarakat di Aceh Jaya mengungsi untuk sementara waktu di tempat yang aman," katanya.

Bupati Aceh Jaya langsung menetapkan status tanggap darurat bencana banjir selama 30 hari ke depan, sehingga BPBA langsung mempersiapkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban bencana banjir tersebut.

Baca juga: TNI dan Basarnas selamatkan tujuh warga terjebak banjir di Aceh Jaya
Baca juga: Banjir rendam 23 desa di Nagan Raya, akses transportasi lumpuh


Enam kecamatan yang dilanda banjir di Aceh Jaya tersebut di antaranya Kecamatan Pasie Raya yang terdapat lima gampong atau desa dengan jumlah 515 jiwa dalam 196 kepala keluarga.

Kemudian, Kecamatan Teunom terdapat empat gampong dengan 906 jiwa dalam 339 kepala keluarga, Darul Hikmah terdapat tujuh gampong dengan 462 jiwa dalam 229 kepala keluarga.

Selanjutnya, Kecamatan Panga terdapat 12 gampong dengan 1.609 jiwa dalam 498 kepala keluarga, Krueng Sabee terdapat sembilan gampong dengan 2.693 jiwa dalam 871 kepala keluarga, dan Setia Bakti terdapat 564 jiwa dalam 174 kepala keluarga.

"Semoga bantuan dari Pemerintah Aceh ini dapat meringankan beban derita yang sedang dialami masyarakat Aceh Jaya," ujar Sunawardi.

Baca juga: BPBD: 15.384 warga Aceh Barat terdampak banjir, sebagian mengungsi
Baca juga: Banjir setinggi satu meter terjang enam desa di Aceh Selatan

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polresta Banda Aceh bekuk komplotan spesialis curanmor antar kabupaten

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar