Saham Singapura turun tiga hari beruntun, indeks STI jatuh 1,78 persen

Saham Singapura turun tiga hari beruntun, indeks STI jatuh 1,78 persen

Bursa efek Singapura. ANTARA/REUTERS/Edgar Su/am.

Perdagangan saham di Bursa Efek Singapura ditangguhkan pada Jumat lalu (31/7/2020) untuk perayaan Hari Raya Haji
Singapura (ANTARA) - Saham-saham Singapura kembali ditutup melemah pada perdagangan Senin, mencatat kerugian untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan Straits Times Index (STI) jatuh 1,78 persen atau 44,91 poin, menjadi 2.484,91 poin.

Total 1,55 miliar saham berpindah tangan senilai 1,73 miliar dolar Singapura (sekitar 1,26 miliar dolar AS), dengan 281 saham menderita kerugian dan 190 saham berhasil membukukan keuntungan, dikutip dari Xinhua.

Indeks STI merosot 1,7 persen atau 43,63 poin menjadi 2.529,82 poin pada akhir perdagangan Kamis (30/7/2020), dengan volume transaksi mencapai 1,99 miliar saham senilai 2,97 miliar dolar Singapura (sekitar 2,16 miliar dolar AS).

Perdagangan saham di Bursa Efek Singapura ditangguhkan pada Jumat lalu (31/7/2020) untuk perayaan Hari Raya Haji.

Baca juga: Saham China ditutup melonjak, catat keuntungan hari kedua beruntun
Baca juga: Saham Hong Kong ditutup melemah dengan indeks HSI merosot 0,56 persen
Baca juga: Saham Tokyo melambung, dipicu perburuan saham murah dan data China

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar