BPBD Jakarta: Warga bantaran sungai Pos Angke Hulu waspada Banjir

BPBD Jakarta: Warga bantaran sungai Pos Angke Hulu waspada Banjir

Ilustrasi - Banjir rob melanda Pelabuhan Kaliadem hingga pemukiman warga di Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (4/6/2020) malam. (ANTARA/Fauzi Lamboka)

Jakarta (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga sekitar bantaran sungai dekat Pos Angke Hulu, Jakarta Barat, mewaspadai potensi banjir pada Jumat dini hari.

Dilansir dari laman twitter resmi Dinas SDA Jakarta, tinggi muka air Pos Angke Hulu pada Kamis (13/8) pukul 00.00 WIB mencapai 205 cm dengan status siaga III atau waspada.

Terdapat 13 aliran sungai di Jakarta, sedangkan Pos Angke Hulu merupakan tempat pemantauan potensi banjir Jakarta untuk aliran Sungai Angke. Oleh karena itu, warga yang bermukim di bantaran Sungai Angke perlu mewaspadai potensi banjir.

Baca juga: Sudin SDA Jakpus membuat 300 drainase vertikal untuk antisipasi banjir
Baca juga: Wali Kota Jakpus mendata titik-titik evakuasi antisipasi banjir


Sementara itu dari akun Twitter @BPBDJakarta, antisipasi ditujukan untuk wilayah Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat. Lalu Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedaung Kaliangke.

Penyebaran informasi juga telah dilakukan melalui peringatan dini Disaster Early Warning System (DEWS) kepada warga di sekitaran bantaran sungai sekitar Pos Hulu Angke.

Tak hanya itu, BPBD juga telah memberitahukan para camat dan lurah melalui grup Whatsapp kebencanaan Pusdatin BPBD DKI Jakarta terkait potensi banjir tersebut.

Baca juga: SDA DKI segera buat sistem penunjang informasi banjir
Baca juga: Banjir rob landa pemukiman dan pelabuhan Kaliadem di Jakarta Utara

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

BPBD DKI Jakarta antisipasi banjir di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar