Sepuluh tahanan Kejari Denpasar sembuh dari COVID-19

Sepuluh tahanan Kejari Denpasar sembuh dari COVID-19

Tahanan Kejari Denpasar menuju LP Keronokan, Bali, Sabtu (16/8/2020). ANTARA/HO-Kejari Denpasar. (Antara/Ayu Khania Pranisitha/2020)

Denpasar (ANTARA) - Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Denpasar, I Wayan Eka Widanta mengatakan bahwa sepuluh orang tahanan Kejari Denpasar, Bali dinyatakan sembuh dari COVID-19 dan sudah dibawa ke LP Kerobokan untuk proses penahanan.

"Untuk tahanan yang pada hari Sabtu (15/8) kemarin dinyatakan positif COVID-19, sekarang setelah melalui swab kedua kali dinyatakan negatif semuanya dan mereka dalam keadaan sehat," kata I Wayan Eka Widanta saat dihubungi di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan bahwa seluruh tahanan sudah masuk kembali ke LP Kelas II A Kerobokan, dengan pengawalan langsung oleh petugas tahanan dan dari pihak kepolisian.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, kondisi 10 tahanan itu dalam keadaan sehat dan petugas yang melakukan pengawalan juga dalam keadaan sehat.

"Sebelum dibawa ke Lapas Kerobokan, ke 10 tahanan tersebut ditahan di Polresta Denpasar. Para tahanan juga sudah melalui swab kedua kali dan hasilnya negatif, kondisi mereka juga dalam keadaan sehat," ucap Eka Widanta.

Eka Widanta mengatakan 10 tahanan tersebut rata-rata berusia sekitar 30 tahun. Selain itu, berasal dari perkara narkotika dan pencurian.

Sebelumnya pada Rabu (12/8), Kalapas Kelas II A Kerobokan Yulius Sahruza mengatakan bahwa ada 10 tahanan yang dipindahkan ke LP dinyatakan positif COVID, setelah dilakukan tes usap.

"Mereka merupakan tahanan pindahan dari Polresta Denpasar setelah diswab hasilnya 10 positif. Sepertinya ada satu WNA," kata Kalapas Kelas II A Yulius Sahrusa.

Awalnya, pihak Polresta Denpasar menitipkan 35 tahanan Kejaksaan Negeri Denpasar ke Lapas Kerobokan. Sesuai dengan protap COVID, maka tahanan wajib menjalani tes cepat atau tes usap sebelum masuk ke LP.

Dari 35 tahanan tersebut, 14 tahanan diantaranya melakuka tes usap dan sisanya menjalani tes cepat COVID. Kata Yulius, dari pemeriksaan itu, hasilnya ada 10 orang tahanan dinyatakan positif virus corona. Sedangkan empat tahanan lain negatif dan 21 tahanan non reaktif.

Yulius mengatakan selama 14 hari kedepan, LP Kerobokan tidak menerima sementara titipan tahanan.

Baca juga: 15 orang di PN Denpasar reaktif tes cepat COVID-19
Baca juga: Tujuh tahanan di Kota Jayapura dinyatakan sembuh dari COVID-19
Baca juga: Tim GTPP Denpasar sebutkan tingkat kesembuhan pasien 83,33 persen
Baca juga: Tim GTPP: 16 orang di Denpasar sembuh COVID-19

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Antara Kalbar serahkan bantuan pendidikan siswa terdampak COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar