GTPP Malut sebut WNA meninggal negatif COVID-19

GTPP Malut sebut WNA meninggal negatif COVID-19

Petugas medis mengeluarkan pasien asal negara China Mr Zhang Jianjun yang meninggal di RSU Chasan Boesoerie Ternate, Sabtu (22/8/2020) ANTARA/Abdul Fatah

Ternate (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) menyebut pasien warga negara asing (WNA) asal China meninggal dunia di RSU Chasan Boesoerie Ternate bernama Mr Zhang (53) pada Jumat (21/8) negatif COVID-19.

"Sesuai hasil pemeriksaan terhadap pasien Mr Zhang Jianjun pada 12 Agustus 2020 dan 21 Agustus meninggal dunia dengan penyebab kematian PPOK atau gagal napas, tetapi hasil TCM RSU Chasab Boesoerie pasien negatif COVID-19," kata Jubir GTPP COVID-19 Malut dr Alwia Assagaf MKes melalui siaran pers diterima di Ternate, Sabtu.

Baca juga: Kemenkumham Bali catat 16 WNA akan dideportasi usai COVID-19 berakhir

Pasien asal China meninggal dunia di RSU Chasan Boesoerie Ternate merupakan karyawan tambang PT IWIP Kabupaten yang beroperasi di Halmahera Tengah.

Sebelumnya, berdasarkan laporan, pasien positif COVID-19 Malut yang meninggal dunia bertambah menjadi dua orang yakni Mr Zhang asal Negara China dan FT (51) yang juga Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Halmahera Utara, sehingga dengan penambahan dua pasien positif yang meninggal dunia ini, maka Malut telah memiliki 61 orang pasien meninggal dunia atau 3,5 persen.

Baca juga: Sebanyak 92 WNA di Indonesia positif COVID-19

Menurut Alwia, karyawan PT IWIP yang meninggal dimasukkan dalam kasus 1.733 yang diumumkan pada 15 Agustus 2020 sesuai hasil pemeriksaan TCM RSUD Chasan Bosoirie Ternate.

Akan tetapi, hasil laboratoriumnya baru dikeluarkan, pasien asal Negara China itu negatif COVID-19 melalui pemeriksaan follow-up tertanggal 18 Agustus dengan hasil negatif dan suratnya baru dikeluarkan 21 Agustus 2020 melalui dokter pemeriksa dr Dwi Handoko SpP.

Baca juga: Kemenkumham catat 117 warga asing ditolak datang ke Bali

Akan tetapi, kondisi pasien ini tiba-tiba memburuk dan saat itulah dinyatakan meninggal dunia, tetapi saat melaporkan kematiannya ke Pusdatin, kemudian tidak dilampirkan dengan kesembuhannya, sehingga pasien masih disebut meninggal sebagai pasien COVID-19.

Sebelumnya, Humas PT IWIP Halmahera Tengah, Agnes ketika dihubungi ANTARA membenarkan meninggalnya karyawan perusahaan tambang PT IWIP bernama Mr Zhang asal Negara China.

Akan tetapi, kata Agnes, sebelum meninggal, almarhum sudah menjalani pemeriksaan PCR dan tes kedua pada tanggal 12 Agustus 2020 di Laboratorium RSUD Chasan Boesoirie Ternate dengan hasil tes negatif.

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Satgas jelaskan alasan masyarakat enggan tes COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar