Integrasi pipa PGN-Pertagas dongkrak kapasitas penyaluran gas ke Jabar

Integrasi pipa PGN-Pertagas dongkrak kapasitas penyaluran gas ke Jabar

Jaringan pipa gas di Lampung. (ANTARA/Agus Wira Sukarta)

Dengan konsistensi dan dukungan stakeholder termasuk regulasi niaga gas bumi, maka PGN mengharapkan dapat menyelesaikan target pemanfaatan gas bumi yang telah dicanangkan
Jakarta (ANTARA) - Integrasi jaringan pipa transmisi South Sumatera West Java (SSWJ) dengan jaringan pipa transmisi West Java Area (WJA) milik PT Pertagas akan meningkatkan kapasitas penyaluran gas dari Sumatera ke Jawa Barat (Jabar) sebesar 100 - 150 MMSCFD.

Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama dalam informasi tertulis yang diterima Antara di Jakarta, Sabtu, mengatakan PGN akan terus membangun dan memperluas infrastruktur gas bumi yang berkesinambungan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional di berbagai sektor bisnis dan pemulihan ekonomi nasional.

Melalui berbagai inisiatif dan inovasi yang terus dilakukan, PGN terus membangun proyek-proyek utama untuk ketahanan dan bauran energi di berbagai wilayah di Indonesia.

Baca juga: PGN bukukan pendapatan 1.469 juta dolar AS semester I 2020

Selain itu saat ini PGN Grup melalui PT Pertagas sedang melaksanakan pembangunan pipa minyak Rokan sepanjang 367 km yang ditargetkan dapat mengangkut sekitar 265.000 barel minyak per hari dan dapat menekan biaya investasi 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2,1 triliun.

Selanjutnya PGN sedang melaksanakan regasifikasi LNG ke 56 lokasi pembangkit listrik PLN untuk mendorong pemerataan akses listrik di berbagai wilayah, serta gasifikasi Kilang Pertamina di lima lokasi untuk peningkatan nilai keekonomian dan efisiensi energi kilang Pertamina. Proyek-proyek tersebut diharapkan optimal dalam efisiensi biaya proyek strategis pemerintah dan meningkatkan kemanfaatan dalam jangka panjang

Baca juga: Pertagas uji coba penyaluran gas perdana ke Bumi Siak Pusako

Menurut Rachmat, inisiasi dan sinergi antar-subholding gas dan holding migas Pertamina untuk melaksanakan integrasi jaringan infrastruktur gas bumi dapat menjamin penyediaan pasokan gas, efisiensi, dan mempercepat ketahanan energi nasional.

PGN sebagai subholding gas juga komitmen melaksanakan realisasi Kepmen ESDM 89/ 2020 dan Kepmen ESDM 91K/ 2020 untuk menyalurkan gas dengan harga khusus sebesar 6 dolar AS per MMBTU ke industri tertentu dan pembangkit listrik. PGN mengupayakan yang terbaik dengan integrasi infrastruktur untuk ketahanan pasokan, efisiensi, dan tingkat layanan yang semakin baik.

“Dengan konsistensi dan dukungan stakeholder termasuk regulasi niaga gas bumi, maka PGN mengharapkan dapat menyelesaikan target pemanfaatan gas bumi yang telah dicanangkan, sehingga dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia,” kata Rachmat.

Baca juga: PGN teken jual beli gas untuk pembangkit listrik di Batam

 

Pewarta: Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

PGN siap dukung pemerintah turunkan harga gas industri

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar