IDI: Seorang dokter di Malang meninggal dunia akibat COVID-19

IDI: Seorang dokter di Malang meninggal dunia akibat COVID-19

Ilustrasi - Petugas medis memasang alat bantu pernafasan pada pasien dalam Simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto).

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Seorang dokter di Kota Malang, Jawa Timur, dr Aman Teguh Pribadi berusia 43 tahun, meninggal dunia akibat virus corona baru atau COVID-19, kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Malang Raya dr Djoko Heri.

"Hasil swab atau tes usap dari almarhum dr Aman Teguh Pribadi telah keluar, dan dinyatakan positif terjangkit virus corona," kata Djoko, saat dikonfirmasi ANTARA, di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Almarhum dr Aman Teguh Pribadi, meninggal dunia pada Rabu (16/9), sekitar pukul 23.50 WIB, pada saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Wava Husada, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Baca juga: Tujuh orang guru besar diantara 115 dokter meninggal akibat COVID-19

Djoko menambahkan, dengan meninggalnya dr Aman Teguh, maka secara keseluruhan di wilayah Malang Raya, ada empat orang dokter yang meninggal akibat COVID-19 pada periode Maret-September 2020.

"Sejak awal Maret 2020 sampai dengan hari ini, dokter yang meninggal terkonfirmasi positif COVID-19, ada empat orang," kata Djoko.

Menurut Djoko, secara keseluruhan, di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu ada sebanyak 30 orang dokter terkonfirmasi positif COVID-19. Dari total itu, sebanyak 11 dokter terpapar pada Maret-Juli 2020, dan sisanya pada periode Agustus 2020 hingga saat ini.

Baca juga: Dokter wafat akibat COVID-19 dishalatkan Gubernur Riau di RSUD

Djoko menambahkan, saat ini dari total dokter yang terkonfirmasi positif COVID-19, sebanyak tiga orang dokter masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 yang ada di wilayah Malang Raya, dan dua orang dokter lainnya melakukan isolasi mandiri.

"Sementara untuk yang lain, sudah sehat, dan sudah masuk kerja seperti biasa," kata Djoko.

Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Timur, di wilayah Malang Raya, hingga saat ini kasus konfirmasi positif COVID-19 tercatat sebanyak 2.928 orang. Dari total tersebut, sebanyak 246 orang dilaporkan meninggal dunia, 2.185 orang dinyatakan sembuh, dan sisanya masih menjalani perawatan.

Baca juga: PB IDI: 109 dokter meninggal akibat COVID-19
Baca juga: Dokter bedah saraf RSUD Gambiran Kediri meninggal karena COVID-19


Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar