Penyaluran program kemitraan BUMN bagi UMKM semester I Rp563 miliar

Penyaluran program kemitraan BUMN bagi UMKM semester I Rp563 miliar

Ilustrasi - Pekerja mencetak adonan tahu di usaha pembuatan tahu Afifah di Kelurahan Nunu, Palu, Sulawesi Tengah. ANTARAFOTO/Basri Marzuki/hp/pri.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian BUMN mencatat penyaluran bagi UMKM melalui program kemitraan selama Semester I tahun ini mencapai Rp563 miliar.

"Kalau kita akumulasikan angkanya sudah cukup besar, karena sampai dengan semester I tahun 2020 saja angka yang tersalurkan untuk UMKM mencapai Rp563 miliar. Ini baru satu semester," ujar Asisten Deputi bidang Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Kementerian BUMN, Agus Surhayono dalam diskusi daring di Jakarta pada Kamis.

Menurut Agus, penyaluran dana program kemitraan selama semester I tersebut mencakup 12.218 UMKM mitra binaan.

"Dan bentuk dari bantuan lain berupa pelatihan/pembinaan mitra binaan itu sebesar Rp5,3 miliar," katanya.

Baca juga: Erick Thohir sebut ditugaskan Jokowi bangun kemitraan BUMN dan swasta

Kementerian BUMN akan mencoba melakukan penguatan khususnya yang berkaitan bagaimana kita mengelola UMKM.

"Jadi kalau hari ini barangkali kita masih mengenal paling tidak empat program atau upaya BUMN dalam membantu penguatan UMKM, pertama adalah pinjaman berupa modal kerja atau usaha," kata Agus.

Upaya kedua biasanya berupa restrukturisasi untuk memberikan stimulus terhadap pinjaman-pinjaman yang barangkali bermasalah atau cenderung akan menjadi kredit macet.

Upaya ketiga, Kementerian BUMN melakukan pelatihan dan pembinaan kepada UMKM, dan upaya yang terakhir membantu katakanlah semacam klinik atau coaching terhadap strategi pemasaran dari produk-produk UMKM.

Baca juga: PT Timah salurkan dana kemitraan Rp4,9 miliar kepada 173 UKM

"Jadi ini empat kelompok kegiatan BUMN dalam rangka mendukung UMKM Indonesia selama ini. UMKM ini kalau dalam BUMN itu namanya program kemitraan sebenarnya telah memiliki sejarah yang panjang di mana sejak tahun 1992 sudah terdapat program kemitraan mengenai bantuan kepada UMKM sampai hari ini," ujar Asisten Deputi bidang Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan Kementerian BUMN tersebut.

Dengan demikian, lanjut Agus, cukup besar kontribusi yang diberikan oleh BUMN kepada pengembangan UMKM Indonesia.

Selama dua bulan terakhir, Kementerian BUMN juga mencoba untuk menyelaraskan antara program-program yang ada di BUMN yang berkaitan UMKM dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG).

Dari 17 tujuan SDG, ternyata terdapat satu tujuan yang sangat dekat dengan peran BUMN dalam rangka untuk penguatan UMKM yakni mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif dan pekerjaan yang layak bagi semua.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pameran UMKM virtual jadi solusi pemasaran di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar