SuperM kembali lewat "One" berbalut tampilan energik

SuperM kembali lewat "One" berbalut tampilan energik

Grup idola K-pop SuperM (twitter.com/superm)

Jakarta (ANTARA) - Grup idola K-pop SuperM kembali mengeluarkan karya musik baru, kali ini melalui album studi pertama, "Super One" yang menjadikan "One (Monster & Infinity) sebagai lagu utama yang dirilis pada Jumat sore ini.

"One (Monster & Infinity)" merupakan remix hybrid dari "Monster" dan "Infinity", yang keduanya masuk ke dalam album SuperM. Lagu ini mengungkapkan tekad untuk mengatasi kesulitan dan mencapai posisi yang lebih tinggi.

Bersamaan dengan peluncuran album, video musik berjudul sama seperti lagu utama juga dihadirkan. Dalam video berdurasi 4:08 menit itu, para personel SuperM tampil energik berbalut koreografi yang cukup intens.

Baca juga: SuperM digandeng Marvel hadirkan "merchandise" spesial

Baca juga: SuperM akan hadirkan single pra rilis ke dua, "Tiger Inside"


 


"Ada bagian saat bagian menyanyi bersama kami menunjuk ke atas dan ke bawah dengan jari kami. Ini gerakan tarian yang berarti kami selalu menuju ke hal-hal yang lebih tinggi, tidak pernah turun. Kuncinya, penampilan tarian kami yang energik," kata pemimpin SuperM Baekhyun seperti dilansir Soompi.

Lebih lanjut mengenai album, SuperM ingin menyampaikan pesan yakni semua orang spesial dengan cara masing-masing (“Super”) dan masing-masing memiliki kekuatan sendiri (“One”).

“Album ini mengandung pesan harapan kami. Ini mencakup banyak genre musik yang berbeda, dan ada satu pesan utama yang meliputi seluruh album. Kami sedang menjalani masa sulit sekarang. Mari bersatu untuk mengatasinya, dan aku akan senang jika banyak orang menemukan harapan," ujar Kai.

Kai mengatakan meskipun anggota grupnya berasal dari tim yang berbeda, mereka ingin menunjukkan kesatuan sebagai tim melalui album studio pertama ini.

Baca juga: SuperM kembali ke dunia musik lewat lagu "100"

Baca juga: SuperM akan punya acara realitas sendiri

Baca juga: Siap-siap, SuperM akan "comeback" dengan album baru

Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Melihat Santorini Korea di Desa Gamcheon-Busan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar