Teten dorong pengembangan UMKM pariwisata di KEK Likupang Sulut

Teten dorong pengembangan UMKM pariwisata di KEK Likupang Sulut

Program pelatihan bagi UMKM di KEK Likupang, Sulut, yang digelar pada 24 hingga 27 September 2020. ANTARA/HO-Humas Kemenkop.

banyak sekali manfaatnya selain untuk mendorong kenaikan omzet, juga untuk kemudahan akses pembiayaan
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong pengembangan UMKM yang bergerak di sektor pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara (Sulut).

“Kementerian Koperasi dan UKM berkomitmen untuk mengawal program pelatihan bagi UMKM di 5 Destinasi Super Prioritas. Secara maraton kami telah melaksanakan pelatihan sejak dibukanya PSBB pada Juni, mulai dari pelatihan UMKM di Borobudur, Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo, dan diakhiri di Likupang, Minahasa Utara, Sulawesi Utara,” kata Menkop dan UKM Teten Masduki dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia mengungkapkan UMKM menjadi sektor yang paling merasakan dampak pandemi COVID-19, dan kini ia mendorong UMKM untuk kembali bangkit.

Menurut dia, UMKM harus dilatih untuk memanfaatkan platform digital agar bisa tetap tumbuh dan bertahan di tengah pandemi. Sayangnya, saat ini baru 13 persen atau 8 juta pelaku usaha yang terhubung dengan ekosistem digital.

"Kami mendorong upaya transformasi digital UMKM dari offline ke online, karena banyak sekali manfaatnya selain untuk mendorong kenaikan omzet, juga untuk kemudahan akses pembiayaan," kata Teten.

Deputi bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM Arif Rahman Hakim mengungkapkan pelatihan bagi UMKM digelar untuk mendukung berkembangnya pariwisata di daerah wisata unggulan.

Pelatihan ini menyasar para pelaku koperasi dan UMKM agar bisa eksis dan beradaptasi di era normal baru.

"Kami memberikan pelatihan sesuai dengan kebutuhan mereka, serta kami berharap para pelaku UMKM bisa memasarkan produknya secara online. UKM yang eksis yang bisa menggunakan teknologi digital yang antara lain untuk pemasaran produk," kata Arif.

Pihaknya juga mendorong pelaku UMKM agar produk-produknya bisa dipasarkan melalui katalog pemerintah. Dalam pelatihan ini pun diberikan materi tentang bagaimana menggunakan aplikasi pengadaan dan aplikasi pasar digital. Arif Rahman juga mendorong supaya produk UMKM dibeli oleh BUMN.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulawesi Utara Ronald Sorongan mengatakan pelatihan UMKM akan sangat membantu percepatan pertumbuhan kawasan ekonomi khusus pariwisata Likupang yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi.

"Ini sebagai langkah awal untuk pelaku UMKM di Sulawesi Utara agar bisa bersaing sehingga mereka tidak hanya jadi penonton di rumah sendiri, dan produk UMKM Likupang nantinya dapat dikenal di mancanegara dan dampaknya akan meningkatkan PAD Minahasa Utara, dan Sulawesi Utara," harap Ronald.

Pelatihan yang digelar pada 24 hingga 27 September 2020 ini diikuti oleh sejumlah pelaku UMKM di Sulut. Mereka dibagi menjadi beberapa kelas untuk menghindari kerumunan banyak orang dan dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: KEK pariwisata Likupang diperkirakan serap 65.300 tenaga kerja
Baca juga: BI beri masukan agar KEK Likupang mampu dongkrak pertumbuhan ekonomi
Baca juga: Pemerintah targetkan KEK Likupang jadi tuan rumah pertemuan G20

Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menkop dorong pelaku koperasi melek digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar