Semarang (ANTARA News) - Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang akan menggelar kontes robot bertajuk "Electrobo Vaganza" pada 25 Februari 2010 yang diikuti peserta berasal dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Kami akan membagi dalam tiga kategori lomba yakni elektronika, robotica yang akan diikuti peserta tingkat SMP dan SMA, dan `lego`s` robotica untuk umum," kata Ketua Panitia "Electrobo Vaganza", Bernardinus Harnadi di Semarang, Selasa.

Ia menyebutkan, jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri hingga saat ini tercatat sebanyak 14 tim untuk tingkat SMP dan SMA, serta 32 tim untuk kategori umum. Setiap tim beranggotakan sekitar 2 atau 3 orang.

Para peserta, katanya, berasal dari beberapa sekolah di Jateng, diantaranya SMP IT Harapan Bunda Semarang, SMPN 2 Semarang, SMKN 7 Semarang, SMKN 4 Semarang, SMAN 2 Demak, dan SMK Assaidiyah Kudus.

"Peminat dari usia SD ternyata banyak, karena kami juga menggandeng komunitas robot "Robokidz". Kami berharap kegiatan ini dapat lebih mendekatkan robot pada masyarakat," kata Harnadi yang juga pengajar Fakultas Teknik Elektro Unika Seogijapranata Semarang itu.

Ia mengemukakan, robot selama ini memang belum banyak dikenal masyarakat Indonesia.

Hal itu, katanya, tidak menyurutkan para peminat terhadap dunia robot terbukti dengan tingginya minat peserta ikut kegiatan itu.

Ia mengaku, murah atau mahal pembuatan suatu robot tergantung jenis robot yang akan dibuat.

"Rata-rata di atas dua juta rupiah," katanya.

Ia menilai, perkembangan dunia robot saat ini juga sudah semakin pesat dibandingkan beberapa tahun lalu sehingga perlu suatu jembatan seperti kontes adu kecanggihan robot.

"Kami sebenarnya selalu menyelenggarakan kegiatan semacam ini setiap tahun dengan tema yang berganti-ganti, tahun lalu kami memilih tema teknologi informasi sedangkan tahun ini mengambil tema robot," katanya.

Pihaknya juga menyelenggarakan seminar dan lokakarya tentang robot untuk mengapresiasi minat masyarakat yang tertarik terhadap dunia robot dengan menghadirkan para pakar yang kompeten.

Kepala Hubungan Masyarakat Unika Soegijapranata Semarang, Antonius Juang Saksono, mengatakan, kegiatan itu untuk memfasilitasi masyarakat terhadap perkembangan dunia robot di Tanah Air terutama Jateng dan DIY.

"Kami ingin memperkenalkan robot kepada masyarakat karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan sangat pesat dan dibutuhkan bekal yang kuat agar tidak tertinggal," kata Antonius. (ZLS/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010