Sofia (ANTARA News) - Rumania sedang mengadakan pembicaraan dengan Washington untuk menggelar sekitar 20 rudal pencegat sebagai bagian dari perisasi rudal AS, Menlu Rumania Teodor Baconschi mengatakan Jumat.

Awal bulan ini, badan pertahanan penting negara Balkan itu menyetujui usulan AS untuk memasukkan Rumania dalam sistim yang mereka katakan ditujukan untuk memberikan pertahanan terhadap serangan rudal balistik atau roket jarak sedang. Tindakan itu telah membuat marah Rusia, bekas majikan Perang Dingin di Eropa Timur.

"Pembicaraan itu mungkin akan memerlukan satu setengah tahun. Itu menyangkut pengerahan 20 peralatan pencegat di tempat-tempat yang berbeda di Rumania," kata Baconschi pada konferensi pers di Sovia setelah pertemuan dengan timpalannya dari Bulgaria Nikolai Mladenov, seperti dikutip Reuters.

PM Bulgaria Boiko Borisov sudah menyatakan di Washington ia juga akan mengadakan pembicaraan pendahuluan dengan pemerintahnya untuk menampung sejumlah bagian pencegat itu, dan menambahkan Sovia akan menunjukkan solidaritas pada keamanan kolektif Eropa.

Presiden AS Barack Obama telah mengubah pendekatan pertahanan rudal AS sejak ia membatalkan rencana era Bush untuk mengusahakan tempat radar dan roket pencegat di Republik Ceko dan Polandia.

Washinton mengatakan rencana itu tidak ditujukan pada Rusia tapi malah dipusatkan pada negara seperti Iran. Tapi Moskow melihatnya sebagai ancaman pada arsenal nuklirnya sendiri dan siap perang untuk yang negara itu lihat sebagai campurtangan AS di lingkungan pengaruhnya.

Sebagian besar Eropa Timur adalah bagian dari Pakta Warsawa pimpinan-Moskow pada saat Perang Dinign.

Mladenov dari Bulgaria mengatakan ia yakin pembicaraan untuk menampung elemen-elemen perisai AS akan diadakan dalam beberapa bulan dan tahun yang akan datang dengan banyak negara.(*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2010