Kuala Lumpur (ANTARA News) - Pukulan keras pemain tenis nomor satu Indonesia Christoper Rungkat tidak dapat dikembalikan Si Yew Ming mengakhiri perlawanan tim Davis Malaysia dengan skor 3:0 untuk Indonesia dalam pertandingan prakualifikasi Piala Davis antara Indonesia - Malaysia di Kuala Lumpur, Sabtu malam.

Ganda putra Merah Putih Christoper Rungkat san Ketut Nesa Arta menang atas ganda putra Malaysia Adam jaya dan Si Yew Ming dengan skor 6:2 6:3 3:6 dan 7:6 (6) di stadion Tun Razak, Kuala Lumpur.

Dengan kemenangan tersebut maka Indonesia unggul 3:0 atas Malaysia dari lima pertandingan. Sebelumnya Christoper Rungkat menang atas Ariez Elyaas dan Sunu-Wahyu Trijati kalahkan Si Yew Ming. Tinggal dua pertandingan lagi pada Minggu esok, antara Sunu-Wahyu melawan Ariez Ilyaas dan Christoper melawan Si Yew Ming. Namun dengan posisi 3:0, Indonesia dipastikan pemenang dalam prakualifikasi ini atas Malaysia.

Ganda Merah Putih ini awalnya menang mudah dengan ganda Malaysia pada set pertama dan kedua. Namun pada set ke-3, stamina ganda Indonesia mulai menurun setelah kedudukan 3:3. Pemain Malaysia terus bangkit dan menambah angka hingga menang 6:3 atas ganda Davis Indonesia.

Di set ke-4, tim Davis Indonesia sudah unggul 3:0 atas Malaysia, namun kemudian disusul dengan cepat menjadi 4:4 5:5 dan 6:6. Setelah kejar mengejar angka, ganda Indonesia akhirnya mengakhiri perlawanan dengan 8:6.

"Kami memang sempat lengah dan lawan bangkit sehingga kalah pada set ketiga. Bukan karena stamina menurun. Dan pada set ke-4 juga sama setelah menang 3:0, lengah lagi dan lawan menyamakan kedudukan hingga mengejar 3:3 dan terus saling mengejar angka 6:6 tapi akhirnya kami menangi pertandingan ini," kata Christoper Rungkat.

Kapten tim Indonesia Surya Wijaya Budi mengatakan, "Tergantung dari kondisi pemain, apakah Christoper harus bermain lagi melawan Si Yew Ming pada Minggu esok," katanya.

Sementara Christoper mengatakan, esok siap saja bertanding lagi namun karena skor sudah 3:0 maka sebaiknya diberikan kesempatan pemain junior David Agung Susanto melawan Si Yew Ming," katanya. (Ant/r009)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010