Jakarta (ANTARA News) - Gelaran Jakarta International Java Jazz ternyata tidak hanya menampilkan musik jazz, tetapi juga menampilkan alunan musik genre klasik opera dari Griffith Frank.

Griffith Frank tampil pada hari ketiga Java Jazz yang digelar di Arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) pada Minggu malam.

Griffith tampil menawan menghibur ratusan penggemarnya dengan menyanyikan beberapa lagu miliknya seperti "Maria", "Hold Me Down", "Do You Remember" dan "Luniac".

Griffith yang lahir di New York mempunyai keistimewaan mempunyai range vokal sampai tiga oktaf, dengan genre musik pop, rock, dan klasik.

Tampil bersama ayahnya, David Frank, Griffith menunjukkan kualitas vokal yang prima dan bertenaga membawakan lagu-lagu klasiknya.

Pada hari terakhir Java Jazz, banyak musisi internasional yang tampil seperti The Manhattan Transfer yang manggung untuk kedua kalinya di Java Jazz 2010, juga Kenny "Babyface" Edmonds.

Setelah Sabtu malam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melihat gelaran Java Jazz, pada Minggu malam Wakil Presiden Boediono juga ikut menyaksikan gelaran tahunan jazz dengan menonton konser The Manhattan Transfer dan Babyface.

Boediono menonton konser dengan ditemani bos Java Music Production sebagai penyelenggara Java Jazz, Peter F Gontha.

Musisi Indonesia juga banyak yang tampil di hari terakhir ini antara lain Oele Pattiselano, Bubi Chen, Maya Hasan, dan Lala Suwages.

Sedangkan penonton pada hari terakhir ini terlihat lebih sepi dibandingkan dua hari pertama yang sempat membeludak.

Penonton diperkirakan hanya mencapai 10.000 sampai 20.000 orang saja. (N006/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010