Sophie Paris bikin Sistersel, ajak perempuan berjualan daring

Sophie Paris bikin Sistersel, ajak perempuan berjualan daring

Ilustrasi: Social commerce Sistersel. (ANTARA/Sistersel)

Jakarta (ANTARA) - Sophie Paris mengumumkan brand barunya menjadi social commerce bernama Sistersel, sebuah platform digital yang memungkinkan setiap orang untuk menjadi dropshipper, reseller, dan social seller dengan mudah.

Dengan misi mendorong pemberdayaan usaha kecil menengah (UKM), Sistersel membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi masyarakat Indonesia, terutama kaum perempuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah dari rumah mereka.

Serupa dengan Sophie Paris yang telah berpengalaman selama 20 tahun, Sistersel mendukung para perempuan yang sedang mencari penghasilan tambahan selama masa pandemi dengan berjualan produk berkualitas dari berbagai brand ternama, seperti Sophie Martin dan Brun Brun.

Sophie Martin merupakan merek fesyen terkemuka yang terkenal akan Parisian Look-nya dan Brun Brun adalah produk kecantikan dan fesyen lokal inspirasi Prancis untuk millenial dan anak muda.

“Sistem penjualan berdasarkan word-of-mouth sangat populer di Indonesia, dan kami percaya kaum perempuan merupakan penggerak utama dari tren ini. Dengan menghadirkan platform Sistersel, kami ingin membantu setiap perempuan untuk bisa berjualan produk fesyen berkualitas, bahkan tanpa mengeluarkan modal sama sekali,” kata Founder Sistersel, Bruno Hasson, dalam pernyataan persnya, dikutip Rabu.

Baca juga: Pelaku e-commerce akui pandemi ubah tren belanja daring

Baca juga: Barang yang laris dan waktu favorit belanja online kala pandemi


Bukan saja mendapatkan reward berupa penghasilan tambahan, dalam perjalanannya, anggota Sistersel juga bisa berlatih menjalankan bisnis dari nol, membangun network, meningkatkan omzet, hingga menjadi social seller yang sukses, jelasnya.

Dengan akses ke lebih dari 1.000 produk fesyen untuk perempuan, laki-laki, dan anak-anak, siapa pun bisa menjadi influencer yang memasarkan produk dan mendapatkan pendapatan lebih mudah.

Sebagai platform influencer marketing, Sistersel memudahkan mitra untuk berjualan melalui media sosial (Facebook, Instagram, WhatsApp, dsb.) dengan jam kerja yang fleksibel, di mana pun mereka berada.

Setiap anggota bisa menjadi reseller, dropshipper, atau pun menerima jasa penitipan (jastip) beli. Sistersel juga menawarkan skema profit serta bonus seperti cashback dan reward yang lebih menarik dari Sophie Paris.

Social commerce Sistersel memiliki 3 program utama, yaitu program reseller/dropshipper, program referral, dan program mitra. Untuk membangun komunitas yang saling suportif, Sistersel juga menerapkan konsep Business Coach, di mana mitra Sistersel bisa saling memberdayakan.

Setelah mendaftarkan diri di website, anggota Sistersel bisa langsung membuat katalog mereka sendiri dan memilih ribuan produk Sophie Martin, Brunbrun, hingga item fesyen dari merek-merek ternama di Indonesia.

Setiap anggota dibebaskan untuk mengatur harga jual, pun diperbolehkan untuk fokus berjualan produk-produk tertentu saja, misalnya kategori kosmetik. Selain sebagai penjual, anggota Sistersel juga bisa langsung berbelanja di platform yang sama.

Ke depannya, Sistersel akan berfokus untuk mengembangkan tampilan User Experience (UX) agar semakin nyaman dan mudah bagi siapa pun untuk membuka usaha. Sejak peluncurannya, jumlah anggota Sistersel telah mencapai 10.000 orang.

Baca juga: Sophie Paris Memilih K2 untuk Merampingkan Proses Bisnis Seperusahaan

Baca juga: Melonjak, Shopee catat 260 juta transaksi sepanjang kuartal II 2020

Baca juga: Merek kecantikan lokal laris manis di e-commerce

Pewarta: Suryanto
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Gubernur BI yakin transaksi ekonomi digital meningkat di 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar