Depok (ANTARA News) - Sebanyak 13 anak warga RT03/RW20, Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, diduga menjadi korban kekerasan seksual.

Salah seorang ibu korban, Ira ketika di temui di Polres Depok, Selasa mengatakan anak saya pernah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh Yohanes. "Anak saya sering main kekontrakan Yohanes, dan pintunya selalu tertutup," jelasnya.

Perbuatan amoral yang dilakukan Yohanes terhadap belasan bocah warga Kampung Lio tersebut, terungkap setelah seorang anak bercerita kepada orang tuanya.

Lebih lanjut Ira mengatakan, anaknya DM saat ini baru berusia tujuh tahun, dan telah mengalami peristiwa ini sebanyak tiga kali.

Ia khawatir anaknya mengalami gangguan psikologis, akibat kejadian tersebut.

Ira berharap aparat kepolisian harus dapat menghukum si pelaku dengan hukuman seberat-beratnya, sesuai dengan perbuatannya.

Menurut Ira, Yohannes menetap di RT03/RW20 belum lama. Warga sama sekali tidak terlalu mengenal sosok pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir di mini market di Depok.

"Dia jarang bergaul sehingga tidak mengenalnya," ujarnya.

"Sosoknya sangat tertutup, kita nggak kenal," katanya.

Ketua RT03, Syamsudin, mengatakan telah melaporkan kasus ini ke Polsek Pancoran Mas. "Ini untuk menghindari amuk massa," katanya.

Ia mengatakan kasus tersebut ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA), Polres Depok.

"Anak yang menjadi korban juga tengah menjalani visum di RS Polri Kramat Jati," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Depok AKBP Ahmad Subarkah mengaku belum bisa memberikan keterangan atas kasus ini karena pelaku masih menjalani pemeriksaan

"Kita masih periksa yang diduga sebagai pelaku kekerasan seksual," katanya. (F006/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010