Palabuhanratu (ANTARA News) - Pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Karawang, Jawa Barat tahun 2010, terancam tertunda sampai tahun depan karena ada beberapa kendala eksternal yang belum diselesaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang.

"Permasalahan tersebut, antara lain, Pemda setempat belum mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pelaksanaan Pilkada Kabupaten Karawang," kata Ketua KPU Provinsi Jabar Ferry Kurnia Rizkiansyah, di Palabuhanratu, Minggu.

Usai menghadiri rapat pleno dalam penetapan calon bupati dan wakil bupati Sukabumi, di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, ia mengatakan, selain itu KPU Kabupaten Karawang belum menerima data Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pilkada (DP4) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcasip) setempat.

Bahkan, di internal KPU Kabupaten Karawang sendiri ada dualisme sekretaris, yakni sekretaris KPU lama dan sekretaris KPU baru, yang dilantik oleh Pemda setempat.

"Namun secara de jure dan de facto KPU masih menggunakan sekretris KPU yang lama," katanya.

Permasalahan itu terjadi karena adanya intervensi dari Pemda setempat, bahkan Pemda juga mengalihkan pekerja status pegawai negeri sipil (PNS) di KPU ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

"Ini jelas menyalahi aturan, sehingga pelaksanaan Pilkada Kabupaten Karawang akan dilakukan pada 2011 nanti," papar Ferry.

Ia menambahkan, dari tujuh kabupaten/kota yang akan melaksanakan Pilkada di Jabar, ada tiga daerah yang sudah siap yakni Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Indramayu.

"Tiga daerah tersebut selain Karawang, yakni Kota Depok, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Tasikmalaya. Tahapan Pilkada akan mulai dilakukan pada Mei 2010 nanti," tuturnya.
(T.KR-SM/B013/P003)

Pewarta:
Editor: Priyambodo RH
Copyright © ANTARA 2010