Warsawa (ANTARA News/AFP) - Deretan rudal Patriot AS yang akan digelar pertama di Polandia, akan tiba pada akhir Mei, jurubicara kementerian pertahanan Januzs Sejmej mengatakan pada AFP, Rabu.

"Setelah persiapan dan konsultasi, pengerahan pertama deretan anti rudal Patriot akan dimulai sekitar 24 Mei di Morag," ujar Sejmej.

Pangkalan militer Polandia di Morag, di daerah danau Mazurian, sekitar 250 Km di utara Warsawa dan hanya 60 Km dari perbatasan dengan wilayah Kaliningrad, Rusia.

Sejmej menolak mengatakan berapa lama penggelaran itu akan berlangsung, tapi menyatakan penggelaran itu sementara.

Pada Februari, Polandia mensahkan perjanjian mengenai penempatan di wilayahnya, tentara AS yang akan mengawaki deratan rudal permukaan ke udara Patriot itu. Mereka juga akan melatih tentara Polandia untuk menggunakan sistem itu.

Polandia acap kali menegaskan bahwa pangkalan dekat Kaliningrad itu tidak dipilih karena alasan politik dan strategis, tapi benar-benar karena pangkalan itu memiliki infrastruktur yang baik.

Pada September 2008, Presiden AS Barack Obama telah membatalkan rencana yang telah disepakati setahun sebelumnya oleh pendahulunya, George W. Bush, untuk menempatkan sistem perisai anti-rudal yang kontroversial di Polandia dan Republik Ceko.

Menurut perjanjian yang sekarang dikesampingkan itu, AS juga berjanji untuk membantu menatar pertahanan udara nasional Polandia dengan rudal Patriot dan dilekatkan ke bagian perjanjian itu.

Rencana perisai anti rudal itu telah membuat marah Rusia, yang menganggapnya sebagai ancaman pada keamanannya di ambang pintunya, meskipun Washington bersikeras perisai itu ditujukan untuk menangkis ancaman rudal jarak jauh dari Iran.

Warsawa dan Praha adalah bagian dari lingkungan kekuasaan era Soviet Moskow, tapi menjadi sekutu AS yang solid setelah keluar dari blok komunis yang hancur itu pada 1989, dan masuk NATO pada 1999.

Pemerintah Obama sejak itu muncul dengan rencana baru yang dimaksudkan untuk menangkis serangan rudal jarak dekat dan menengah. (S008/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010