New York (ANTARA News/Reuters) - Harga minyak naik pada Rabu, karena cadangan bensin AS jatuh dan kenaikan penilaian Federal Reserve terhadap prospek pertumbuhan ekonomi AS mengimbangi kekhawatiran investor tentang Eropa setelah Standard & Poor menurunkan peringkat kredit Spanyol.

The Fed mengatakan akan mempertahankan suku bunga rendah untuk waktu perpanjangan dan menunjuk ke tanda-tanda kekuatan dalam ekonomi, yang juga mendukung saham AS.

"Ekonomi AS menunjukkan tanda-tanda perbaikan, menurut the Fed, dan itu jelas positif untuk pasar minyak," kata Gene McGillian dari Tradition Energy di Stamford, Connecticut.

"Dengan suku bunga rendah seperti itu, ekuitas dan komoditas menarik bagi investor tanpa alternatif lain."

Stok bensin turun tak terduga di Amerika Serikat minggu lalu saat operasi kilang menggenjot produksinya, Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan dalam data mingguan, salah satu tanda pemulihan permintaan dari pengendara kendaraan bermotor di konsumen terbesar dunia.

Minyak mentah AS jenis light sweet untuk pengiriman Juni naik 78 sen per barel menjadi menetap di 83,22 dolar per barel. Minyak mentah London, jenis Brent North Sea untuk pengiriman Juni berakhir naik 38 sen pada 86,16 dolar AS per barel.

Fokus pasar pada perbedaan perdagangan karena Brent bulan depan didorong lebih awal ke premi tertinggi kontrak West Texas Intermediate dalam lebih dari delapan bulan, dari 3,65 dolar, pada mengkhawatirkan kelebihan minyak mentah di Midwest Amerika akan terus menekan pada WTI.

Stok minyak mentah AS dan distilat minggu lalu meningkat hampir dua kali lipat dari yang telah diperkirakan analis, menurut data EIA.

Stok minyak di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman berjangka untuk New York Mercantile Exchange, bangkit untuk enam kali berturut-turut minggu lalu. Namun kenaikan itu moderat, setengah juta barel, yang mempersempit diskon untuk minyak mentah AS untuk kontrak bulan depan ke bulan berikutnya menjadi 2,42 dolar per barel.

Diskon, yang dikenal sebagai contango, telah didorong sebagian oleh peningkatan pesat cadangan minyak di Cushing dan pada Selasa, mencapai level penyerlesaian terluas sejak Desember di 2,56 dolar per barel.

Lonjakan stok destilasi juga menekan minyak pemanas di AS, yang menyempit dari tertinggi 11-bulan yang dicapai pada Selasa. Perbedaan harga antara minyak mentah dan pemanas telah meningkat dua kali lipat pada bulan lalu.

Standar & Poor`s menurunkan peringkat kredit Spanyol pada Rabu, setelah menurunkan peringkat utang Yunani dan Portugal, yang menekan euro ke terendah satu tahun terhadap dolar, sebelum rally pada pernyataan the Fed.

Minyak dan komoditas lainnya dalam mata uang dolar cenderung bergerak ke arah yang berlawanan dengan greenback, karena melemahnya dolar membuat mereka (minyak dan komoditas lainnya) lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya dan sebaliknya.

"(Penurunan peringkat itu) tidak meramalkan hal-hal yang tampak kemerahan," kata McGillian. "Selama ini kekhawatiran masih bermain di Eropa, dolar akan mendapatkan lebih kuat dan harga minyak bisa berada di bawah tekanan." (A026/K004)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010