Dinkes Cirebon: Rumah sakit kekurangan SDM untuk penanganan COVID-19

Dinkes Cirebon: Rumah sakit kekurangan SDM untuk penanganan COVID-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni saat memberi keterangan kepada awak media di Cirebon, Jawa Barat, Ahad (27/12/2020). ANTARA/Khaerul Izan

kemungkinan nanti ada rekrutmen baru
Cirebon (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Jawa Barat Enny Suhaeni mengatakan beberapa rumah sakit saat ini kekurangan sumber daya nanusia (SDM) kesehatan untuk penanganan COVID-19.

"Sekarang di dua rumah sakit daerah saja kita kekurangan SDM untuk ditempatkan di ruang isolasi," kata Enny di Cirebon, Ahad.

Enny mengatakan untuk ruang isolasi di rumah sakit saat ini memang banyak yang terisi penuh, untuk itu pihaknya terus mengupayakan penambahan ruang bagi pasien terkonfirmasi positif COVID-19.

Baca juga: IGD RSUD Arjawinangun ditutup tiga hari karena lima pegawai positif

Dia menuturkan kekurangan ruang isolasi itu juga dikarenakan tenaga kesehatan atau SDM yang ada tidak cukup.

"Kita mau tambah ruang isolasi, tapi SDM nya susah dicari. Dan kemungkinan nanti ada rekrutmen baru," ujarnya.

Enny menambahkan pada Ahad (27/12) total kasus positif COVID-19 aktif di Kabupaten Cirebon sebanyak 678 orang dengan perincian 433 orang menjalani isolasi di rumah sakit dan 245 lainnya isolasi mandiri.

Sedangkan untuk total kasus COVID-19 di Kabupaten Cirebon berjumlah 3.643 orang dengan 2.751 sembuh, 214 meninggal dunia serta 678 dalam perawatan.

"Kalau untuk kasus bergejala di Kabupaten Cirebon saat ini hampir seimbang. Dan bahkan untuk kasus yang aktif terbanyak bergejala," katanya.

Baca juga: Bupati Cirebon minta warga taati prokes dan belajar dari dirinya
Baca juga: Dinkes Cirebon: Semua ruang isolasi rumah sakit penuh pasien COVID-19


 

Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KBM di Kabupaten Cirebon belum dibuka 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar