Polisi tunggu kedatangan penyanyi Nindy Ayunda

Polisi tunggu kedatangan penyanyi Nindy Ayunda

Dokumentasi - Penyanyi Nindy Ayunda saat ditemui dalam acara “Soul Reflection” by Roni Bachroni dan Vannie Astecat di Jakarta, Rabu (17/10/2018). ANTARA/Anggarini Paramita/am.

Dia tadi besuk si Azka, tapi soal pemeriksaan Nindy belum ada
Jakarta (ANTARA) - Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menunggu kedatangan penyanyi Nindy Ayunda untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus narkotika suaminya, Aksara Pol Harsono.

“Kami masih tunggu. Belum ada sama sekali, perwakilan yang datang ke sini,” ujar Kepala Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Ronaldo Maradona Siregar di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, sebenarnya jadwal pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB, tetapi Nindy Ayunda belum mengonfirmasi kehadirannya untuk pemeriksaan.

Ronaldo mengatakan jika Nindy Ayunda atau perwakilannya belum mengonfirmasi kedatangannya untuk pemeriksaan, pihaknya akan menerbitkan surat panggilan kedua kalinya keesokan harinya.

Baca juga: Polisi panggil penyanyi Nindy Ayunda sebagai saksi

Sementara itu, Ronaldo hanya mendapat informasi Nindy Ayunda datang ke Polres Metro Jakarta Barat hanya untuk membesuk suaminya sekitar pukul 14.40 WIB.

“Dia tadi besuk si Azka, tapi soal pemeriksaan Nindy belum ada,” kata Ronaldo.

Sebelumnya, penyidik Polres Metro Jakarta Barat menyebutkan, tidak menutup kemungkinan akan memeriksa penyanyi Nindy Ayunda terkait dugaan kasus narkoba dan senjata api ilegal milik suaminya, Askoro P Harsono atau APH.

Ronaldo mengatakan pemanggilan Nindy berdasarkan fakta penangkapan APH yang dilakukan di rumahnya, beserta temuan barang bukti.

Baca juga: Polrestro Jakbar tidak tutup kemungkinan periksa penyanyi Nindy Ayunda

Anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menciduk APH di rumahnya kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (7/1).

Hasil tes urine Askoro diketahui positif mengandung amfetamin dan metafetamin yang merupakan jenis zat aditif pada narkotika.

Beberapa barang bukti yang disita petugas, yaitu satu butir "happy five", satu plastik kecil setengah butir jenis happy five, alat hisap dan senjata api beserta 50 buah peluru.

Tersangka akan dijerat Pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan Pasal 62 tentang psikotropika dengan ancaman lima tahun dan atau denda Rp100 juta.

Baca juga: Polisi selidiki senjata api milik suami penyanyi Nindy Ayunda

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar