Pesona musisi era 70'an di tangan Zimmermann

Pesona musisi era 70'an di tangan Zimmermann

Para model memamerkan busana karya Zimmermann untuk koleksi Musim Gugur 2021. Pagelaran busana ini digelar daring melalui platform digital media sosial Instagram secara langsung pada Kamis (18/2) waktu setempat. (Instagram/@zimmermann)

Jakarta (ANTARA) - Perancang busana asal Australia Nicky Zimmermann mengatakan koleksi busana siap pakai untuk musim gugur 2020 ini, terinspirasi oleh "Countdown", program televisi Australia yang ditayangkan pada tahun 1970an hingga 1980an.

Rangkaian koleksi dari jenama mewah ini dipamerkan melalui platform digital dan media sosial Zimmermann pada Kamis (18/2) malam waktu setempat.

Baca juga: Romantisme botani rancangan Zimmermann

Zimmerman bercerita "Countdown" menjadi awal perkenalannya dengan musisi terkenal dunia, dari Blondie, ABBA hingga The Stooges. Zimmerman bercerita melalui laman media sosial Instagram, bahwa masa mudanya dipenuhi dengan ingatan aneka pertunjukan musik tersebut.

"Sebagai remaja yang tinggal di pinggir kota, acara musik ini selalu saya tunggu tiap Minggu malam. Pada pukul enam sore saya sudah siap di depan tv, menyaksikan 'konser' musik yang tidak hanya menyajikan pentas musik yang menghibur namun juga pentas fesyen yang memanjakan mata saya," ujar Zimmermann dalam keterangannya di laman Instagram yang dia unggah pada Kamis (18/2) malam.

Baca juga: "Super Trouper", pameran ABBA dibuka di London
 
Para model memamerkan busana karya Zimmermann untuk koleksi Musim Gugur 2021. Pagelaran busana ini digelar daring melalui platform digital media sosial Instagram secara langsung pada Kamis (18/2) waktu setempat. (Instagram/@zimmermann)


Dia ingat pertunjukan musik kala itu terasa seperti sebuah pelarian, yang membuka wawasannya tentang dunia luar serta selera fesyen kala itu yang juga sangat inspiratif.

Episode fesyen di tahun 70'an dia sebut sebagai bagian yang paling melekat pada masa remajanya. Oleh sebab itu dalam koleksinya kali ini dia menggabungkan aneka sentuhan yang identik dengan fesyen di era 1970'an yaitu; flare, tunik bohemian, hingga setelan dengan celana cut bray.

Zimmermann tentu menambahkan aksentuasi khas dari rancangannya seperti garis leher victoria dan goat sleeve yang mengembung.

Para penggemar gaun pesta Zimmermann akan mendapatkan koleksi berupa motif bunga yang kadang diberi sentuhan kerah plunging nan seksi atau victorian neck dengan pita besar.

Seorang model membuka pagelaran busana koleksi Zimmermann ini dengan gaun merah muda berhiaskan kristal, dengan sentuhan over-the-top yang sangat manis dengan sentuhan renda motif bunga dan aneka payet yang digunakan dalam gaun pendek ini.

Baca juga: Ella Emhoff debut di New York Fashion Week
 
Para model memamerkan busana karya Zimmermann untuk koleksi Musim Gugur 2021. Pagelaran busana ini digelar daring melalui platform digital media sosial Instagram secara langsung pada Kamis (18/2) waktu setempat. (Instagram/@zimmermann)


Permainan pola seperti baloon skirt, maxi gown dengan puff hands dan pita besar banyak dijumpai dalam koleksi ini.

Namun, beberapa bagian ada yang ditampilkan dengan lebih sederhana, seperti setelan celana cut bray polos yang dipadu dengan turtleneck garis-garis dan platform heels. Adapula tunik bermotif bunga sepanjang pinggul dan celana jins boot-cut slim yang tampak kasual namun tetap tampak sangat feminin.


Baca juga: Jason Wu hadirkan toko kelontong di New York Fashion Week

Baca juga: Tadashi Shoji pilih warna metalik di pekan mode virtual New York

Baca juga: Sejauh Mata Memandang terpilih jadi Dewi Fashion Knights di JFW 2021

Pewarta: Maria Rosari Dwi Putri
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Gairahkan industri mode dengan peragaan busana virtual

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar