Bank DKI: Bantuan sosial tunai sudah tersalurkan 90,92 persen

Bank DKI: Bantuan sosial tunai sudah tersalurkan 90,92 persen

Dokumentasi penyaluran BST oleh Bank DKI. ANTARA/HO-Bank DKI

per titik lokasinya hanya melayani maksimal 500 orang penerima BST per hari
Jakarta (ANTARA) - Bank DKI menyampaikan penyaluran bantuan sosial tunai (BST) di wilayah DKI Jakarta telah mencapai angka 90,92 persen sampai dengan Februari 2021.

"Sampai dengan kemarin (21/2), Bank DKI telah menyalurkan bantuan sosial tunai kepada 959.370 penerima manfaat atau 90,92 persen dari total penyaluran sebanyak 1.055.216 penerima manfaat," kata Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini dalam keterangan tertulis, Senin.

Baca juga: Bank DKI raih "The Best Indonesia GCG Award 2021"

Herry juga menyampaikan bahwa pada Sabtu lalu (20/2), Bank DKI telah menyalurkan bantuan sosial tunai kepada 5.022 keluarga penerima manfaat di Kepulauan Seribu.

Dijelaskan, sebanyak 2.473 KK berdomisili di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan 2.549 lainnya di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Untuk Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan meliputi 823 KK di Kelurahan Pulau Pari, 1.120 KK di Kelurahan Pulau Tidung dan 530 KK di Kelurahan Pulau Untung Jawa.

Baca juga: 7.353 KK di Tambora ditargetkan terima BST dari Pemprov DKI

Kemudian, di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara terdapat 486 KK di Kelurahan Pulau Harapan, Kelurahan Pulau Kelapa sebanyak 1.408 KK dan Kelurahan Pulau Panggang berjumlah 655 KK.

Setiap penerima bantuan sosial akan menerima undangan paling lambat H-1 sebelum pelaksanaan distribusi dan undangan disampaikan oleh kasatpel sosial hingga RT RW untuk selanjutnya diberikan kepada keluarga penerima manfaat.

“Penerima BST wajib membawa Undangan, KTP dan Kartu Keluarga (asli dan fotokopi). Jika Penerima BST berhalangan hadir sesuai dengan jadwal pendistribusian, maka penerima akan diundang kembali pada undangan kedua hingga undangan ketiga yang dilakukan setelah distribusi pertama selesai pada lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu," kata Herry.

Kemudian untuk tetap menjalankan protokol kesehatan, distribusi BST yang dilakukan Bank DKI bersama Dinsos Pemerintah Provinsi DKI Jakarta per titik lokasinya maksimal hanya melayani 500 orang penerima BST per hari.

Baca juga: Penyaluran BST oleh Bank DKI sudah 86 persen

Dia mengatakan warga penerima BST kooperatif dalam mengikuti jadwal yang telah disampaikan untuk menghindari kerumunan.

Lebih lanjut Herry menegaskan dalam proses penyaluran BST ataupun program bantuan sosial Pemprov DKI Jakarta yang lain, seluruh Manajemen Bank DKI dan karyawan tidak menerima ataupun meminta hadiah atau bingkisan dalam bentuk apapun termasuk tidak pernah memungut biaya apapun seperti biaya administrasi, biaya transportasi dan biaya lainnya.

Hadir dalam simbolis penyaluran BST tersebut yakni Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irmansyah bersama Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bank DKI dukung gelaran Formula E 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar