Gubernur DIY melantik bupati-wakil bupati tiga kabupaten

Gubernur DIY melantik bupati-wakil bupati tiga kabupaten

Gubernur DIY Sri Sultan Hemengku Buwono X saat melantik dan mengambil sumpah jabatan bupati dan wakil bupati terpilih Gunung Kidul, Sleman, dan Bantul secara serentak di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat. ANTARA/HO-Pemda DIY.

Agar para bupati/wakil bupati cerdik mengatur skala prioritas, agar program-programnya bermanfaat bagi masyarakat
Yogyakarta (ANTARA) - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hemengku Buwono X melantik dan mengambil sumpah jabatan bupati dan wakil bupati Gunung Kidul, Sleman, dan Bantul secara serentak di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Jumat.

Tiga pasangangan bupati dan wakil bupati yang dilantik yakni Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa (Sleman), Abdul Halim Muslih-Joko B Purnomo (Bantul), dan Sunaryanta dan Heri Susanto (Gunungkidul).

"Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan," kata Gubernur DIY dihadapan ketiga pasangan bupati/wakil bupati yang dilantik.

Sultan berharap dengan status keistimewaan DIY secara lex-specialis selayaknya para bupati lebih mengukuhkan koordinasi kebijakan dengan Pemda DIY.

Baca juga: Pelantikan kepala daerah lancar indikator sukses Pilkada 2020

Baca juga: Gubernur Sulsel melantik 11 kepala daerah


Koordinasi dan sinergi itu, kata dia, bukan berorientasi kekuasaan, akan tetapi pada keterpaduan program agar pelaksanaanya memiliki nilai guna dan hasil guna bagi masyarakat.

Sultan menegaskan bahwa tiga kabupaten yakni Gunung Kidul, Sleman, dan Bantul pada dasarnya memiliki kekayaan alam yang langka.

Sleman, misalnya, memiliki Gunung Merapi yang menarik minat para ahli vulkanologi untuk mengungkap misterinya, serta terdapat kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai universitas negeri dan swasta tertua di Indonesia.

Berikutnya, Kabupaten Bantul memiliki Pantai Parangtritis serta hamparan Gumuk Pasir di Parangkusumo yang merupakan satu-satunya fenomena alam di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Adapun Gunung Kidul menyuguhkan potensi kekayaan dan kelangkaan bukit karst serta sungai dan gua bawah tanah. Selain keindahan pantai pasir putih yang tiada duanya.

Ia berharap pemanfaatan potensi itu harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Agar para bupati/wakil bupati cerdik mengatur skala prioritas, agar program-programnya bermanfaat bagi masyarakat," kata dia.

Baca juga: 17 kepala daerah di Jatim dilantik hari ini

Baca juga: Ganjar sampaikan pesan Soekarno saat lantik 17 kepala daerah

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tahun Baru, Sultan HB X ajak warga refleksi diri di rumah

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar