Akademisi: Petani bisa mulai siapkan benih kedelai saat pancaroba

Akademisi: Petani bisa mulai siapkan benih kedelai saat pancaroba

Akademisi Unsoed Ponendi Hidayat. ANTARA/Dokumentasi pribadi.

Harapannya, ketika waktu panen tiba sudah musim kemarau sehingga proses penjemurannya mudah
Purwokerto (ANTARA) - Akademisi dari Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Ponendi Hidayat mengatakan petani bisa mulai mempersiapkan benih kedelai saat pancaroba atau musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

"Benih kedelai bisa mulai dipersiapkan sejak musim peralihan sehingga harapannya ketika waktu panen tiba sudah musim kemarau sehingga proses penjemurannya mudah," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu.

Dia menjelaskan tanaman kedelai harus cepat dikeringkan saat panen agar tidak menjadi busuk.

"Hal itulah yang mengakibatkan kedelai cocok ditanam saat musim kemarau, agar saat panen proses pengeringan menjadi mudah. Bisa saja ditanam saat musim hujan hanya saja faktor produksinya jadi harus cukup besar artinya biaya produksinya jadi besar," katanya.

Selain itu kata dia, jika ditanam pada musim hujan maka kemungkinan serangan hama juga mengalami peningkatan.

"Biasanya pada musim hujan, hama dan penyakit banyak yang menyerang. Sehingga memerlukan pengendalian hama dan pengendalian drainase yang memadai," katanya.

Dia juga kembali mengingatkan petani untuk menggunakan bibit unggul dan berkualitas guna meningkatkan produksi kedelai.

"Gunakan benih unggul dan juga berkualitas agar produksi tanaman kedelai akan makin optimal," katanya.

Dosen Fakultas Pertanian Unsoed itu juga mengatakan penggunaan bibit unggul dan berkualitas akan sangat mempengaruhi optimalisasi pertumbuhan tanaman kedelai.

"Unggul di sini berarti varietas baru yang menjadikan produktivitasnya tinggi sementara berkualitas artinya adalah benih tersebut harus bersertifikat, daya tumbuhnya tinggi yakni 90 persen," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa benih kedelai harus dipastikan tidak tersimpan terlalu lama di tempat penyimpanan.

"Artinya petani pada saat menanam sebaiknya menggunakan benih yang baru agar daya tumbuhnya tinggi, sehingga perlu persiapan yang matang," katanya.

Selain itu, dia juga mengingatkan agar penanaman kedelai dilakukan di lahan bekas tanam padi karena dinilai akan jauh lebih subur.

Baca juga: Ketua DPD: Pengembangan varietas unggul bakal atasi defisit kedelai RI
Baca juga: Kemendag: Stok kedelai cukup penuhi kebutuhan nasional
Baca juga: Mentan: Ketentuan HPP diperlukan, dongkrak daya saing kedelai lokal


Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BPTP Jambi targetkan produksi 14 ton benih kedelai varietas Anjasmoro

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar